Nuanu Creative City Gelar Pelepasliaran Kupu-Kupu Terbesar di Bali

Momen pelepasan 3500 kupu-kupu di Nuanu Creative City
Sumber :
  • Dorothi Iberani Wamafma / VIVA Bali

Tabanan, VIVA Bali – Nuanu Creative City melepasliarkan ribuan kupu-kupu ke alam, menjadikannya pelepasliaran terbesar di Bali. Kegiatan ini telah dilaksanakan sejak Juli hingga Agustus 2025.

Jangkauan QRIS Makin Mendunia, Setelah 3 Negara ASEAN, Kini Jepang dan Tiongkok Jadi Target Berikutnya

Acara puncak kegiatan ini dilaksanakan pada 24 Agustus 2025 dengan pelepasan 3.500 ekor kupu-kupu. Secara keseluruhan, Nuanu telah melepasliarkan lebih dari 5.000 ekor kupu-kupu ke alam. 

“Kupu-kupu bukan hanya hewan yang indah, tetapi juga berperan sebagai indikator alam kesehatan ekosistem,” kata Lev Kroll, CEO Nuanu Creative City. Kupu-kupu merupakan penyerbuk alami yang esensial sekaligus indikator ekosistem yang sehat.

Timothy Ronald Rincikan Peta Jalan Tiga Fase Menjadi Miliarder

Kupu-kupu yang dilepaskan terdiri dari spesies asli Bali, termasuk Danaus chrysippus, Cethosia hypsea, dan Papilio peranthus. Spesies Papilio peranthus menjadi spesies ikonik Nuanu yang merupakan kupu-kupu pesisir yang telah lama hidup di kawasan Nuanu. 

Pengunjung menikmati keindahan kupu-kupu.

Photo :
  • Dorothi Iberani Wamafma / VIVA Bali
Imigrasi Periksa Dugaan Eks Tentara Israel Bisnis Vila di Bali

Menurut Lev, kupu-kupu tidak seharusnya sekadar terlihat dalam buku atau terpajang di balik kaca. "Harusnya mereka dapat terbang bebas, hadir di sekitar kita, dan mudah ditemukan oleh pengunjung, warga, serta karyawan yang bekerja dalam Nuanu," tuturnya.

Bukan hanya kupu-kupu saja, Nuanu bersama para ahli serangganya, juga melakukan repopulasi kunang-kunang, capung, plankton, serta makhluk kecil lainnya.

Sementara itu  Agastya Yatra, Head of Environment Nuanu Creative City menjelaskan lebih lanjut tentang misi Nuanu. “Misi utama tim lingkungan Nuanu adalah memulihkan habitat bagi para pahlawan kecil ini dan menciptakan ekosistem yang mampu beregenerasi dengan sendirinya di dalam Nuanu,” terang Agastya.

Pelepasan 3.500 kupu-kupu ini bukan sekadar simbol saja, namun menunjukkan kesiapan Nuanu sebagai kawasan kreatif untuk menjadi rumah bagi kupu-kupu tersebut.

Agastya berharap, dalam beberapa tahun ke depan, kupu-kupu dapat berkembang biak dengan minim intervensi manusia, hidup dan terbang bebas secara alami di seluruh kawasan Nuanu.

Nuanu ke depannya berencana akan terus memperluas program pendidikan lingkungan, juga memperjuangkan ekosistem yang mampu meregenerasi dirinya sendiri.