Keunikan Perayaan Natal di Venezuela
- https://metro.co.uk/2024/12/17/this-unique-christmas-tradition-roller-skating-die-22198339/
Tradisi, VIVA Bali –Perayaan Natal di Venezuela dikenal sebagai salah satu perayaan paling bersemangat dan penuh warna di Amerika Latin, mencerminkan kekayaan budaya dan ikatan komunitas yang kuat. Tidak seperti tradisi Natal lainnya, Venezuela merayakan musim liburan dengan serangkaian keunikan yang memadukan unsur keagamaan, kuliner, dan musik rakyat. Kemeriahan ini bahkan dimulai jauh sebelum bulan Desember dengan beberapa warga yang sudah mulai mendekorasi rumah mereka sejak Oktober atau November.
Tradisi Unik “Las Patinatas”
Salah satu keunikan Natal Venezuela yang paling ikonik, terutama di ibu kota Caracas adalah tradisi "Las Patinatas" atau kebiasaan menggunakan sepatu roda untuk menghadiri kebaktian pagi. Setiap tahun, mulai tanggal 16 hingga 24 Desember, jalan-jalan di Caracas ditutup untuk kendaraan bermotor pada pagi hari. Hal ini memungkinkan ribuan warga untuk bersepatu roda, rollerblade, atau bersepeda menuju gereja untuk mengikuti Misas de Aguinaldo (Misa Kumpulan Karunia).
Misa ini diadakan sangat pagi, seringkali sekitar pukul 5 atau 6 pagi. Tradisi yang diyakini dimulai sejak tahun 1950-an ini mewujudkan perpaduan antara spiritualitas yang dalam dengan kegembiraan komunal. Di masa lalu, konon anak-anak memiliki kebiasaan unik dengan mengikat tali pada jempol kaki besar mereka, membiarkan ujung tali menjuntai keluar jendela kamar tidur mereka. Sehingga para pesepatu roda di bawah dapat menarik tali tersebut sebagai cara untuk membangunkan mereka untuk Misa. Setelah Misa, masyarakat akan berkumpul di jalanan, menikmati hidangan khas Natal, seperti Pan de Jamón, atau minum cokelat panas.
Irama Natal dari Musik “Gaita” dan “Aguinaldos”
Musik memainkan peran sentral dan sangat khas dalam perayaan Natal Venezuela. Berbeda dengan karol Natal pada umumnya, musim liburan di sini diwarnai irama "Gaita". Gaita adalah jenis musik folk yang berasal dari negara bagian Zulia, yang memiliki ritme dan aransemen yang unik. Gaita dimainkan menggunakan instrumen tradisional khas Venezuela, termasuk Cuatro (gitar empat senar kecil), Tambora (drum Venezuela), Furro (drum gesek), dan Charrasca (instrumen perkusi berupa tabung bergaris yang digosok).