Lindungi Ekosistem Pesisir, Dompu Tanam Ribuan Bibit Mangrove

Bupati Dompu sedang menanam bibit mangrove
Sumber :
  • https://mataram.antaranews.com/berita/496617/pemkab-dompu-dan-geopark-tambora-tanam-ribuan-mangrove-untuk-lindungi-kawasan-pesisir

Dompu, VIVA Bali – Pemerintah Kabupaten Dompu bekerja sama dengan Geopark Tambora menanam ribuan bibit mangrove di pesisir Desa Pekat, Kecamatan Pekat. Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari ancaman abrasi dan banjir rob sekaligus memperingati Hari Pengurangan Risiko Bencana Internasional 2025 dengan tema “Bangun Ketangguhan Pesisir, Kurangi Risiko Bencana.”

img_title Penanaman Mangrove di Bima Diminta Berlanjut, Jaga Pesisir

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, menyampaikan apresiasinya terhadap Geopark Tambora atas inisiatif kegiatan yang menggabungkan aspek edukasi, konservasi, dan mitigasi bencana. Ia menilai, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir.

“Penanaman mangrove ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi langkah nyata dan berkelanjutan dalam melindungi ekosistem pesisir serta menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana,” ujar Bupati Dompu, Bambang Firdaus. Selasa, 14 Oktober 2025.

img_title Kapal Wisata Lombok–Labuan Bajo Tenggelam di Perairan Satonda, Seluruh Penumpang Selamat

Tak hanya itu, Bupati menegaskan bahwa hutan mangrove berperan penting dalam menahan gelombang laut, melindungi permukiman warga, serta menjaga stabilitas ekosistem laut. Ia juga mendorong agar gerakan penghijauan melalui berbagai jenis pohon terus digalakkan di seluruh wilayah Dompu.

Menurutnya, kegiatan menanam pohon membawa manfaat luas, baik secara lingkungan, sosial, maupun ekonomi. “Satu pohon yang kita tanam menjadi tempat bernaung bagi banyak makhluk hidup. Jika kita menanam lebih banyak, kita ikut menyelamatkan rantai ekosistem,” tegas Bambang. Seperti dikutip dari antaranews.com.

img_title IGD RSUD Dompu Penuh, Pasien Terpaksa Gunakan Kursi

Lebih lanjut, Bupati juga menyoroti potensi besar kawasan pesisir Desa Pekat yang dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keberlanjutan kawasan tersebut.