Ojol Terlindas Brimob, Presiden Prabowo Murka dan Polisi Diminta Bertanggung Jawab!

Tangkapan layar video ucapan belasungkawa dari Presiden
Sumber :
  • Tangkapan layar video rilis Presiden

Jakarta, VIVA Bali –Tragedi terjadi saat Affan Kurniawan, pengemudi ojol, dilindas rantis Brimob. Presiden Prabowo murka, dan minta aparat yang bersalah dihukum seberat-beratnya.

Presiden Prabowo Sampaikan Duka Cita dan Imbauan Usai Tragedi Affan Kurniawan

Insiden tragis menimpa pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan. 

Affan tewas dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat saat hendak mengantar pesanan online.

Jejak Roda Rantis Brimob Tercetak di Jaket Gojek Affan, Bukti Tragis Kematian Driver Ojol

Kejadian ini memicu kemarahan publik dan menjadi sorotan nasional.

Presiden Prabowo Subianto pun akhirnya angkat suara, mengecam keras insiden yang menimpa Affan. 

Anies Baswedan Ikut Salatkan Affan Kurniawan, Detik-detik Menenangkan Ibunda Ojol Viral

Melalui video yang dibagikan ke wartawan, Prabowo menyatakan rasa terkejut dan kecewanya terhadap tindakan aparat yang dianggap berlebihan.

"Saudara sekalian sekali lagi saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan," kata Prabowo tegas. Jumat 29 Agustus 2025.

"Saya sudah perintahkan agar insiden semalam diusut secara tuntas dan transparan. Serta petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya ditemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku, akan kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," ujar Prabowo. 

Seperti diketahui, Insiden ini terjadi ketika rantis Brimob tengah melintas di kawasan Pejompongan dalam pengamanan aksi demonstrasi. 

Dari beberapa saksi mata, Affan sedang menjalankan tugasnya sebagai ojol untuk mengantar pesanan ketika nahas menimpanya.

Setelah kejadian, jenazah Affan telah dimakamkan, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan, dan masyarakat.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun telah menyampaikan permintaan maaf terbuka atas peristiwa ini.

"Saya sangat menyesali terhadap insiden yang terjadi, dan mohon maaf sebesar-besarnya atas peristiwa ini," kata Sigit, sembari menegaskan bahwa personel yang bersalah akan diproses hukum.

Peristiwa ini menimbulkan sorotan luas di media sosial, dengan netizen menyerukan keadilan bagi Affan. 

Banyak yang menekankan bahwa penyampaian aspirasi damai tidak seharusnya mengorbankan nyawa rakyat, serta menuntut agar aparat bertindak profesional sesuai prosedur.

Kematian Affan kembali menjadi pengingat pahit bagi aparat dan pemerintah yakni penegakan hukum harus adil, transparan, dan tegas, serta keselamatan warga yang menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk ojol, harus dijamin.