Demo Tolak Kenaikan Gaji DPR Berujung Maut, Ojol Tewas Dilindas Barracuda
- https://www.tvonenews.com/berita/nasional/366117-detik-detik-mobil-pelindas-ojol-dikejar-hingga-berujung-seorang-anggota-brimob-jadi-sasaran-amukan-massa-sampai-kritis?page=all
Jakarta, VIVA Bali – Aksi demo menolak kenaikan gaji anggota DPR RI berakhir ricuh. Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan tewas setelah dilindas kendaraan taktis Barracuda milik Brimob Polri.
Peristiwa itu membuat suasana demo semakin panas. Massa yang melihat kejadian tersebut marah dan berusaha mengejar kendaraan Barracuda yang menabrak korban. Namun kendaraan berhasil kabur. Tak lama kemudian, ratusan massa berjaket ojol mendatangi Markas Brimob Polda Metro Jaya di Kwitang, Jakarta Pusat.
Di media sosial beredar video detik-detik bentrokan lanjutan. Terlihat massa melempari aparat dan mengepung personel Brimob. Bahkan, ada kendaraan taktis yang sempat dikuasai pendemo. Situasi semakin tak terkendali ketika massa berhasil memukul mundur sejumlah anggota Brimob.
Dalam kericuhan itu, seorang anggota Brimob terjebak di tengah kerumunan. Ia dikeroyok hingga tak berdaya. Dari rekaman, terdengar teriakan massa yang penuh emosi. Untungnya, ada beberapa pendemo lain yang berusaha menyelamatkan polisi tersebut meski kondisinya sudah berlumuran darah.
Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, mengonfirmasi ada 10 anggota Polri yang terluka, satu di antaranya dalam kondisi kritis. Semua korban luka kini dirawat di RS Polri Kramat Jati.
Terkait tewasnya Affan Kurniawan, Abdul Karim menegaskan pihaknya telah menahan tujuh anggota Brimob Polda Metro Jaya yang berada di dalam kendaraan Barracuda saat insiden terjadi.
“Pelaku sudah diamankan, tujuh orang. Saat ini kami masih mendalami peran masing-masing, termasuk siapa yang mengemudikan kendaraan,” kata Abdul Karim. Jumat, 29 Agustus 2025