Inilah 7 Nama Brimob Tabrak Ojol Hingga Tewas, Warga Tuntut Keadilan!
- https://www.tvonenews.com/amp/berita/nasional/366097-ini-identitas-anggota-brimob-penabrak-ojol-hingga-tewas-di-demo-dpr-ri-ternyata?page=2
Jakarta, VIVA Bali –Identitas 7 anggota Brimob yang menabrak pengemudi ojol Affan Kurniawan di Pejompongan akhirnya diungkap. Warga dan driver ojol menuntut keadilan dan proses hukum tegas
Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas dilindas rantis Brimob saat kerusuhan menolak kenaikan gaji anggota DPR RI di Pejompongan. Kamis malam 28 Agustus 2025.
Kini, identitas tujuh anggota Brimob yang berada dalam mobil tersebut telah terungkap, sementara warga dan driver ojol menuntut keadilan dan pertanggungjawaban tegas.
Melansir dari tvOnenews.com, Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim memastikan proses pidana terhadap tujuh anggota Brimob dilakukan secara transparan dan berkeadilan.
“Tentunya ini jadi perhatian pimpinan kami untuk melakukan penindakan seadil-adilnya. Penanganannya transparan, melibatkan pihak eksternal, dan akan terus diinformasikan,” ujar Karim saat konferensi pers di RSCM, Jakarta Pusat, Kamis malam
Adapun tujuh anggota Brimob yang diamankan adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka D.
Saat ini, pelaku tengah diperiksa oleh tim gabungan Divisi Propam Mabes Polri dan Korps Brimob Polda Metro Jaya.
Karim menegaskan, pemeriksaan masih dilakukan untuk mendalami siapa yang mengemudikan rantis dan peran masing-masing anggota dalam insiden tragis tersebut.
Abdul Karim menegaskan, proses hukum terhadap tujuh anggota Brimob akan dilakukan secara profesional, melibatkan pihak eksternal, dan diinformasikan secara berkelanjutan kepada publik.
Di lokasi yang berbeda, sejumlah pengemudi ojol kemudian mendatangi Mako Brimob Kwitang, Jakarta Pusat, menuntut keadilan bagi Affan.
“Mereka mendesak agar pihak kepolisian, khususnya Brimob, bertanggung jawab atas kejadian ini,” ungkap Ketua Presidium Koalisi Ojol Nasional, Andi Kristiyanto.
Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permohonan maaf atas meninggalnya Affan.
“Kami sangat berduka kehilangan saudara kita. Saya atas nama Polda Metro dan kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam,” kata Asep di RSCM, Kamis malam.
Kapolda juga telah menemui keluarga korban dan berjanji mengambil langkah cepat terkait proses hukum bagi pelaku.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun turut menyampaikan belasungkawa dan memerintahkan langkah cepat untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.
Hingga Jumat pagi 29 Agustus 2025, ketegangan masih terasa di sekitar Mako Brimob Kwitang, dengan beberapa driver ojol siap menuntut keadilan melalui aksi protes.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menewaskan pengemudi ojol yang tengah menjalankan pekerjaannya.
Warga dan driver ojol menuntut pertanggungjawaban penuh dari kepolisian, sembari menunggu perkembangan proses hukum yang tengah berjalan.