Marquez Mengaku Tertekan di Catalunya, Rekor 14 Kemenangan Beruntun Bisa Hancur

Marquez Mengaku Tertekan di Catalunya
Sumber :
  • https://www.ducati.com/gb/en/news/bagnaia-and-the-ducati-lenovo-team-in-second-place-at-the-end-of-le-mans-practice-a-crash-for-bastianini-eleventh-in-practice

Jakarta, VIVA BaliMarc Marquez mengaku tertekan jelang MotoGP Catalunya 2025, takut rekor 14 kemenangan beruntunnya bisa hancur di sirkuit yang selalu jadi tantangan terberat baginya.

img_title Alex Marquez Gabung Red Bull KTM Factory Racing Mulai MotoGP 2027

Marc Marquez mengakui bahwa MotoGP Catalunya 2025 yang berlangsung akhir pekan ini di Sirkuit Montmelo bisa menjadi tantangan tersulit bagi dirinya, meski bakal tampil di hadapan publik sendiri. 

“Seperti setiap tahun di Montmelo, saya tahu bahwa saya harus bekerja lebih keras dibanding sirkuit lain untuk bisa mencapai level teratas,” kata Marquez. 

img_title Live MotoGP Mandalika 2025 Fermin Aldeguer Juara, Marquez Gagal Finish

Pembalap Ducati Lenovo saat ini tengah menikmati catatan kemenangan beruntun sebanyak 14 seri sejak Mei, namun trek Catalunya yang terkenal teknis dianggap bisa menghentikan rekor impresifnya.

“Benar bahwa ini salah satu sirkuit terburuk bagi saya, tetapi karena ini balapan kandang, selalu ada motivasi ekstra untuk meraih poin maksimal,” harap Marquez. 

img_title Start Tak Ideal, Bagnaia Frustrasi di Balapan MotoGP Mandalika 2025

Statistik memang tidak berpihak sepenuhnya pada Marquez di Barcelona. 

Dari 11 penampilan MotoGP sebelumnya, ia hanya mampu meraih dua kemenangan, menjadikan trek Catalunya sebagai salah satu sirkuit paling menantang baginya. 

Meski demikian, Marquez tetap optimistis bisa bersaing di grup teratas.

“Mungkin waktunya berhenti menang beruntun. Kita tidak tahu. Saya akan mencoba bertarung di grup teratas,” imbuh Marquez. 

Selain Alex Marquez, sang adik yang dikenal piawai di tikungan mengalir, Marc juga mewaspadai Francesco Bagnaia yang memenangi dua seri terakhir di Catalunya, serta Aleix Espargaro dari Aprilia yang kerap tampil kompetitif di trek ini.

Meski menghadapi tekanan besar, Marquez memiliki modal positif. 

Runner-up tipisnya dari Bagnaia pada balapan November lalu dengan motor GP23 menjadi sinyal bahwa ia mampu bersaing di lintasan ini. 

Barcelona juga memiliki arti khusus bagi Marquez karena menjadi lokasi uji coba pertamanya bersama Ducati setelah hengkang dari Honda.

“Bahkan sebelum tes, saya sudah mengerti bahwa ini adalah motor dan tempat untuk bersaing merebut gelar,” ujar Marquez. 

Dari klasemen sementara, Marquez kini unggul 175 poin atas Alex Marquez. 

Jika ia mampu meraih selisih minimal 10 poin atas Alex di Catalunya, peluang pertama untuk mengunci gelar juara dunia MotoGP 2025 akan terbuka pada seri berikutnya di Misano. 

Halaman Selanjutnya
img_title