Liburan ke Pantai Bareng Anak? Simak 5 Tips Aman Ini

Ilustrasi anak bermain di pantai
Sumber :
  • Sumber foto: pexels: @Kindel Media

Ajarkan anak untuk selalu menghadap ke arah laut agar mereka bisa melihat ombak datang. Ini membantu mereka menghindari kejutan dari ombak yang bisa menyeret atau menjatuhkan.

img_title Bukan Cuma Scroll, Begini Cara Media Sosial Diam-Diam Membentuk Pola Pikir Anak Muda

Selain itu, biasakan anak menggunakan sistem “teman berenang”, artinya mereka harus bermain air bersama teman atau saudara, bukan sendirian.

Jika anak sudah cukup besar dan bisa berenang, bukan berarti mereka boleh berenang tanpa pengawasan. Tetap tetapkan batasan seberapa jauh mereka boleh masuk ke laut, dan pastikan mereka tahu cara menghadapi arus laut.

img_title Bukan Sekadar Sendirian, Ini Alasan Me Time Bisa Bantu Kamu Berkembang

Bila terjebak arus, ajari mereka untuk tidak melawan arus, melainkan berenang sejajar pantai atau mengapung sampai bantuan datang.

3. Perhatikan saat bermain pasir

img_title Punya Asam Lambung? Ini Pilihan Menu Pagi yang Lebih Ramah untuk Perut

Bermain pasir memang aktivitas yang seru untuk anak-anak. Tapi, ternyata pasir juga bisa menyimpan risiko tersendiri. Saat anak menggali lubang atau membuat parit, pastikan lubangnya tidak terlalu dalam dan sebaiknya tak lebih dari tinggi lutut anak.

Lubang yang terlalu dalam bisa runtuh dan membuat anak terjebak di dalamnya.

Selalu awasi anak saat bermain pasir, terutama bila mereka ingin masuk ke dalam lubang yang mereka gali sendiri. Jangan biarkan mereka sendirian. Jika lubangnya sudah selesai digunakan, ajak anak untuk menutupnya kembali agar tidak membahayakan orang lain yang berjalan di sekitarnya.

Untuk bayi atau balita, hindari membiarkan mereka memasukkan pasir ke mulut. Pasir bisa mengandung kerang tajam, batu kecil, atau bahkan kotoran yang bisa menyebabkan tersedak. Bawalah mainan pantai yang aman dan pastikan tangan mereka tetap bersih setelah bermain.

Setelah selesai bermain, bilas tubuh anak dengan air bersih. Pasir yang menempel terlalu lama bisa menyebabkan ruam, terutama pada anak dengan kulit sensitif. Gantilah pakaian basah mereka agar kulit tetap nyaman dan sehat.

4. Lindungi kulit dengan tabir surya

Kulit anak-anak jauh lebih sensitif dibandingkan orang dewasa, jadi penting untuk melindunginya dari paparan sinar matahari. Gunakan tabir surya dengan SPF minimal 30 dan pastikan berlabel "spektrum luas" agar bisa melindungi dari sinar UVA dan UVB.

Halaman Selanjutnya
img_title