Pesona Air Terjun Kembar Gitgit, Destinasi Surga Tersembunyi di Bali Utara Cocok untuk Healing

Air Terjun Gitgit Surga Tersembunyi di Bali Utara
Sumber :
  • https://gitgitwaterfall.com/

Wisata, VIVA Bali –Bali Utara menyimpan keindahan alam terutama air terjun yang memukau dan menjadi destinasi surga tersembunyi.

img_title Kearifan Lokal dan Mitos Lintah Raksasa Penjaga Situ Bagendit Garut


Namanya adalah Air Terjun Gitgit yang menjadi salah satu dari air terjun di Bali Utara, atau tepatnya ada di desa Gitgit  Kecamatan Sukasada, Buleleng, Bali. 

Akses menuju Air Terjun Gitgit membutuhkan waktu sekitar 29 menit dari Kota Singaraja dan menempuh jarak 13,4 km.

Kemudian, dari area parkir kalian harus berjalan kaki sekitar 20 menit dan melewati jalan yang dikelilingi oleh pepohonan hijau rindang yang masih alami.

Pesona Air Terjun Gitgit di Bali Utara


Pada saat tiba di air terjun, kalian akan disuguhi dengan pemandangan air terjun berketinggian 48 meter, airnya mengalir deras dan jatuh menimpa bebatuan yang ada di bawahnya ditambah dengan airnya yang begitu jernih.

Bagi yang ingin liburan untuk menenangkan pikiran atau healing dari hiruk pikuk perkotaan, Air Terjun Gitgit akan menjadi tujuan wisata yang tepat.

Keberadaan Air Terjun Kembar ini terdiri dari dua air terjun yang posisinya saling berdekatan dengan aliran air yang saling bertemu.

Dengan masing-masing mempunyai ketinggian sekitar 20 meter dan tingkat kedalaman airnya 10 meter, namun memiliki suhu berbeda.

Dimana air terjun yang ada di sebelah kiri terasa hangat, sedangkan yang ada di sebelah kanan mempunyai air lebih dingin.

Namun pada musim kemarau, debit air dari sisi kanan akan berkurang, sehingga membuat suhu air secara keseluruhan terasa lebih hangat.

Selain itu, Air Terjun Kembar Gitgit juga dikenal dengan nama Air Terjun Campuhan dan diketahui menjadi salah satu air terjun yang dikeramatkan oleh umat Hindu.

Kata “Campuhan” sendiri mempunyai arti pertemuan atau titik bertemunya dua aliran air yang dianggap sebagai salah satu sumber air suci.

Pasalnya, air terjun ini mempunyai makna spiritual dan digunakan sebagai tempat untuk melakukan ritual penglukatan atau pembersihan diri.

Selain untuk ritual penglukatan, ada sejumlah ritual keagamaan lain yang dapat dilakukan secara rutin di air terjun ini.

Yakni salah satunya adalah mecaru, atau persembahan sesajian dan dilakukan sehari sebelum Nyepi serta piodalan, merupakan upacara keagamaan dilaksanakan dua kali dalam satu tahun di lokasi tersebut.

Ada dua air terjun lain yang berada di bawah Air Terjun Kembar Gitgit dalam satu jalur yang bisa dijangkau dengan cara berjalan kaki selama 30 menit.

Yang pertama adalah Air Terjun Mekalang yang mempunyai tinggi 45 meter dan airnya jernih sesuai dengan namanya berarti terang atau kalang atau bersih.

Apabila sudah berjalan sekitar 10 menit dari Air Terjun Mekalang, kalian akan menemukan air terjun kedua yang oleh masyarakat setempat disebut sebagai Air Terjun Bertingkat.

Pemberian nama ini diberikan karena kontur air terjunnya yang berundak-undak, sehingga tampak seperti tumpukan bertingkat.

Halaman Selanjutnya
img_title