Fakta Menarik Candi Borobudur, Candi Buddha Terbesar di Dunia

Candi Borobudur merupakan candi buddha terbesar di dunia
Sumber :
  • https://unesco.or.id/wp-content/uploads/2025/09/Candi-Borobudur.webp

Wisata, VIVA Bali –Candi Borobudur merupakan salah satu mahakarya arsitektur terbesar di dunia yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Candi Buddha ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra. Hingga kini, Borobudur dikenal sebagai candi Buddha terbesar di dunia dan menjadi simbol kejayaan peradaban Nusantara di masa lampau.

img_title Flyboard di Bali: Sensasi Terbang Bak Superhero di Atas Laut

Salah satu fakta menarik Candi Borobudur adalah struktur bangunannya yang sangat unik. Candi ini tersusun dari sekitar dua juta balok batu andesit yang dirangkai tanpa menggunakan semen. Borobudur memiliki bentuk menyerupai mandala, sebuah simbol kosmologi dalam ajaran Buddha yang menggambarkan alam semesta dan perjalanan spiritual manusia menuju pencerahan.

Candi Borobudur terdiri dari sepuluh tingkat yang terbagi dalam tiga bagian utama, yaitu Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Kamadhatu melambangkan dunia nafsu, Rupadhatu melambangkan dunia bentuk, sementara Arupadhatu melambangkan dunia tanpa bentuk. Konsep ini menunjukkan bahwa Borobudur bukan hanya bangunan fisik, melainkan juga sarana pembelajaran ajaran Buddha secara visual dan spiritual.

img_title Kali Biru Prafi, Surga Air Jernih di Papua Barat

Fakta menarik lainnya adalah keberadaan 2.672 panel relief yang terpahat di dinding candi. Relief-relief tersebut menjadikan Borobudur sebagai candi dengan relief naratif terlengkap di dunia. Panel-panel ini menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa lalu, ajaran Buddha, serta hukum sebab akibat atau karma, yang dapat dipelajari oleh siapa saja yang mengelilingi candi searah jarum jam.

Di puncak Candi Borobudur, terdapat 72 stupa berlubang yang mengelilingi satu stupa induk. Di dalam stupa-stupa tersebut terdapat arca Buddha dalam berbagai mudra atau sikap tangan yang memiliki makna filosofis tersendiri. Stupa utama di puncak melambangkan kesempurnaan dan puncak perjalanan spiritual menuju Nirwana.

img_title Hiu Paus Botubarani: Wisata Bahari yang Mengutamakan Konservasi

Candi Borobudur sempat terkubur selama ratusan tahun akibat letusan gunung berapi dan tertutup abu vulkanik serta tanah. Situs ini kembali ditemukan pada tahun 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles saat masa pemerintahan Inggris di Jawa. Sejak saat itu, Borobudur mengalami berbagai tahap pemugaran hingga akhirnya kembali berdiri megah seperti sekarang.

Pada tahun 1991, Candi Borobudur resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO. Pengakuan ini diberikan karena nilai sejarah, budaya, dan arsitektur Borobudur yang luar biasa serta perannya sebagai warisan penting peradaban manusia. Hingga kini, Borobudur menjadi salah satu destinasi wisata sejarah dan religi paling populer di Indonesia.

Halaman Selanjutnya
img_title