Keindahan Abadi dan Aura Mistis Taman Nasional Alas Purwo
- https://kokoonhotelsvillas.com/banyuwangi/offers/exploring-alas-purwo-djawatan/
Wisata, VIVA Bali –Taman Nasional Alas Purwo yang terletak di ujung timur Pulau Jawa, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, adalah sebuah kanvas alam liar yang menakjubkan sekaligus selimut misteri yang tebal. Dikenal sebagai salah satu kawasan konservasi tertua di Pulau Jawa, Alas Purwo mencakup area seluas lebih dari 44.000 hektar yang kaya akan keanekaragaman hayati dan ekosistem. Namun, di balik keindahan bentang alamnya, Alas Purwo juga menyandang reputasi sebagai "hutan pertama" atau "Alas Purwo" yang diyakini sebagai tanah yang pertama kali tercipta di Pulau Jawa, menjadikannya sarat akan nilai sejarah, budaya, dan spiritual yang mendalam.
Eksotisme Alam yang Menyihir
Alas Purwo menawarkan keindahan alam yang lengkap, mulai dari hutan tropis, dataran rendah yang lebat, hutan bambu, hutan pantai, hingga ekosistem mangrove yang luas. Kekayaan hayatinya menjadi surga tersembunyi bagi para konservasionis dan fotografer alam. Kawasan ini menjadi habitat alami bagi sejumlah satwa langka dan dilindungi, seperti Banteng Jawa (Bos javanicus), Macan Tutul Jawa, rusa, babi kutil, hingga burung merak hijau yang eksotis.
Salah satu permata alam Alas Purwo adalah Padang Savana Sadengan. Dikenal sebagai "Afrika kecil" di Jawa, padang rumput yang luas ini adalah tempat terbaik untuk menyaksikan kehidupan liar secara langsung. Terutama pada pagi atau sore hari, di mana kawanan banteng, rusa, dan burung merak sering terlihat merumput bebas. Pengunjung dapat mengamati keajaiban ekosistem dari menara pandang yang telah disediakan, memberikan pengalaman safari yang unik di tengah hutan hujan tropis.
Di sisi pesisir, Alas Purwo menyajikan daya tarik bahari yang tak ciamik, terutama Pantai Plengkung atau yang lebih populer di kancah internasional sebagai G-Land. Pantai ini diakui sebagai salah satu destinasi selancar kelas dunia karena memiliki ombak silinder kidal (left-hand barrel) yang panjang, tinggi, dan sempurna, menjadikannya surga bagi para peselancar profesional. Selain G-Land, pantai-pantai lain di kawasan ini, seperti Pantai Trianggulasi dan Pantai Ngagelan juga berperan penting sebagai tempat konservasi. Khususnya sebagai lokasi pendaratan dan peneluran penyu, seperti penyu hijau dan penyu lekang.