9 Rekomendasi Spot Trekking di Bali
- https://lovebali.baliprov.go.id/destination/detail/209/air-terjun-sekumpul-(sekumpul-waterfall)
Wisata, VIVA Bali –Trekking menjadi salah satu cara terbaik untuk menikmati sisi alami Bali. Pulau ini menawarkan beragam rute, mulai dari jalur ringan di tepi danau hingga pendakian ke puncak gunung berapi.
Dilansir dari Traveloka, berikut beberapa rekomendasi spot trekking di Bali yang bisa Anda coba untuk menikmati sisi lain Pulau Dewata.
1. Air Terjun Sekumpul
Air Terjun Sekumpul yang berlokasi di Buleleng ini kerap disebut sebagai air terjun terindah di Bali. Memiliki ketinggian sekitar 80 meter, air terjun ini dikelilingi rimbunnya pepohonan yang menciptakan suasana asri dan sejuk. Untuk mencapainya, pengunjung harus melewati hutan serta jalan berbatu yang cukup menantang. Disarankan datang pada pagi hari agar terhindar dari keramaian, dan pastikan mengenakan alas kaki yang nyaman karena jalurnya licin.
2. Gunung Batur
Gunung Batur merupakan salah satu spot trekking paling populer di Bali. Pendakian biasanya dimulai dini hari untuk menyaksikan matahari terbit yang spektakuler di atas Danau Batur. Dengan ketinggian 1.717 meter di atas permukaan laut, gunung ini menawarkan panorama menakjubkan yang membuat perjalanan terasa sepadan. Jalur trekking di Gunung Batur cocok untuk pendaki pemula maupun berpengalaman.
3. Gunung Lesung, Danau Tamblingan
Pada jalur trekking ini, pengunjung akan melewati hutan lebat di sekitar Danau Tamblingan dengan suasana sunyi yang menenangkan. Dari puncak, terbentang pemandangan kawah gunung dan Lembah Munduk yang memukau. Menginap semalam di area sekitar juga bisa menjadi pengalaman berkesan untuk menikmati langit berbintang di tengah hutan.
4. The Old Nature Cave Trek
The Old Nature Cave Trek berawal dari kawasan Sangeh Monkey Forest dan membawa pengunjung melewati hutan serta pegunungan sebelum tiba di gua alami yang dipenuhi stalaktit dan stalagmit. Setelah menjelajahi gua, perjalanan dilanjutkan menuju Lembah Sungai Penet, di mana pengunjung dapat melihat monyet liar berayun di pepohonan. Trek ini menawarkan petualangan unik di tengah alam Bali.
5. Trek Air Terjun Red Coral
Air Terjun Red Coral dikenal dengan warna airnya yang sedikit kemerahan akibat kandungan mineral pada bebatuan di sekitarnya. Berlokasi di Munduk, trekking menuju air terjun ini terasa sejuk dan menyegarkan. Perjalanannya hanya sekitar 10 menit dari area parkir, cocok bagi pengunjung yang ingin trekking ringan dengan hasil memuaskan. Pastikan menggunakan sepatu yang nyaman karena jalurnya bisa berlumpur setelah hujan.
6. Air Terjun Sambangan Secret Garden
Air Terjun Sambangan tersembunyi di balik hamparan sawah dan perkebunan kopi Buleleng. Jalur trekking di kawasan ini membawa pengunjung melewati beberapa air terjun sekaligus serta laguna biru yang memesona. Selain itu, Anda juga dapat mencoba natural slide atau seluncuran alami di batuan licin, maupun berendam di kolam jernih di tengah hutan.
7. Hiking Danau Kembar
Dikenal sebagai Danau Kembar, Tamblingan dan Buyan di kawasan Munduk menawarkan pengalaman trekking yang tenang dengan pemandangan dua danau yang dikelilingi hutan tropis. Rutenya relatif mudah sehingga cocok untuk pemula maupun keluarga. Jangan lewatkan Bali Twin Lakes Viewpoint di Wanagiri Hidden Hills untuk menikmati panorama danau dari ketinggian.
8. Taman Nasional Bali Barat
Jika ingin menjelajahi keanekaragaman hayati Bali, Taman Nasional Bali Barat wajib masuk dalam daftar kunjungan. Kawasan ini mencakup sekitar 10 persen wilayah daratan Bali dan memiliki beragam ekosistem, mulai dari hutan hujan hingga savana. Selama trekking, pengunjung dapat menemukan flora dan fauna langka, termasuk burung jalak bali yang menjadi ikon konservasi pulau ini. Jalur di taman nasional ini menawarkan sensasi seperti berjalan di “Jurassic Park” versi tropis.
9. Tegallalang Rice Terraces
Sawah terasering Tegallalang di Ubud merupakan pilihan ideal untuk menikmati trekking ringan dengan pemandangan hijau yang menenangkan. Di sini, pengunjung dapat berjalan di antara jalan setapak sawah, menikmati udara segar, dan bersantai di kafe dengan panorama persawahan. Banyak pula spot foto menarik seperti ayunan khas Bali yang populer di media sosial. Disarankan berkunjung pada pagi hari untuk suasana yang lebih tenang serta pencahayaan alami yang indah.