Asal-Usul Terbentuknya Danau Batur
- https://idetrips.com/lake-batur/#google_vignette
Setelah kelelahan bekerja, Kebo Iwa akhirnya beristirahat. Rupanya warga desa sudah menyiapkan makanan yang sangat berlimpah untuk Kebo Iwa. Merasa senang, Kebo Iwa langsung menyantap seluruh makanan itu hingga kekenyangan yang akhirnya membuat Ia merasakan kantuk yang luar biasa. Ia pun akhirnya tertidur pulas hingga mendengkur di dalam sumur hasil galiannya.
Tidurnya Kebo Iwa adalah waktu yang sangat ditunggu-tunggu oleh warga desa untuk menjalankan siasat yang telah disiapkan. Kepala desa segera memerintahkan warga untuk melemparkan batu-batu kapur besar yang sudah disapkan itu ke dalam galian sumur Kebo Iwa. Kebo Iwa yang tertidur sangat pulas pun tidak menyadari hal yang dilakukan warga.
Air dari dalam tanah terus keluar mengisi galian sumur. Batu-batu kapur yang dilemparkan oleh warga pun semakin memenuhi galian sumur itu. Tak lama kemudian, Kebo Iwa terbangun dan sontak terkejut menyadari hal yang sedang terjadi. Namun semuanya sudah terlambat, kekenyangan ditambah air dan bebatuan yang sudah memenuhi galian sumur pun membuatnya tidak bisa keluar untuk menyelamatkan diri. Kebo Iwa pun akhirnya mati terkubur di dalam lubang yang ia gali sendiri.
Lubang yang dibuat Kebo Iwa terus menerus mengeluarkan air yang sangat banyak. Akibatnya, lubang tersebut perlahan-lahan membentuk sebuah danau. Sementara gundukan tanah yang menumpuk tinggi yang berada di tepian lubang lama kelamaan menjadi sebuah gunung di pinggir danau tersebut. Di kemudian hari, danau tersebut dikenal dengan nama Danau Batur. Sedangkan gundukan tanah yang berubah menjadi gunung dikenal dengan nama Gunung Batur.