Dua Spesialis Jambret Mataram Dibekuk Polisi
- https://www.instagram.com/p/DPnUm_Uk7k5/?igsh=MTJ0d2c4OTZtdTF2dQ%3D%3D
Mataram, VIVA Bali –Aksi kejahatan jalanan yang meresahkan warga sekitar Jl. Majapahit, depan Universitas Mataram (Unram), akhirnya berhasil diungkap. Dua pria muda berinisial NS (20) warga Karang Pule dan SH (22) warga Kekalik Jaya, yang diduga sebagai spesialis jambret di Kota Mataram, diringkus Tim Resmob Satreskrim Polresta Mataram pada Kamis malam, 9 Oktober 2025 di rumah masing-masing tanpa perlawanan.
Dilansir dari akun Instagram @polresta_mataram, penangkapan tersebut dilakukan setelah tim opsnal mengumpulkan keterangan dari korban, saksi, serta hasil olah TKP yang mengarah pada identitas kedua pelaku.
“Dalam pemeriksaan, keduanya mengakui perbuatannya. Bahkan mereka mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi jambret di wilayah Kota Mataram,” ungkap Iptu Lalu Arfi Kusna Raharja, Kanit Jatanras, Jumat pagi, 10 Oktober 2025.
Peristiwa terakhir terjadi pada 1 Oktober 2025 sekitar pukul 20.00 WITA, saat seorang mahasiswi Unram melintas di jalur putar arah Jl. Majapahit. Tiba-tiba, dua pria tak dikenal yang berboncengan motor mendekat dan langsung menarik gelang emas seberat 7 gram dari tangan kiri korban.
Korban yang terkejut sempat mengejar pelaku hingga simpang empat Seruni. Saat tiba di depan SMAN 2 Mataram, ia berhasil menyalip pelaku sambil berteriak “Copet!”. Panik, pelaku kembali mendahului korban dan salah satu dari mereka mengayunkan senjata tajam ke arah korban.
“Beruntung sabetan sajam hanya mengenai jam tangan korban, sehingga tidak menyebabkan luka,” jelas Iptu Arfi.
Karena takut, korban akhirnya menghentikan kejaran, sementara kedua pelaku melarikan diri membawa gelang emas tersebut. Berdasarkan laporan korban, polisi bergerak cepat melakukan penyelidikan. Tak butuh waktu lama, identitas pelaku berhasil diungkap dan keduanya ditangkap di kediamannya. Polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti terkait aksi kejahatan tersebut.