2 Pemancing yang Terseret Arus di Pantai Mengening Ditemukan Tewas, 1 Lagi Masih Dicari

2 dari 3 Korban Terseret Arus di Pantai Mengening Ditemukan Tewas
Sumber :
  • Dok. Humas SAR Denpasar/ VIVA Bali

Tabanan, VIVA Bali –Tragedi memancing di Pantai Mengening, Desa Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung berakhir duka.

PTPN I Regional 5 Salurkan Bantuan Irigasi Rp200 Juta untuk Petani

Tiga pemuda asal Jember, Jawa Timur yang bermaksud untuk memancing di bibir pantai, dilaporkan terseret arus pada Kamis, 28 Agustus 2025 sekira pukul 14.00 Wita.

Setelah pencarian dilanjutkan pada Jumat, 29 Agustus 2025, dua dari tiga korban hilang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kawin Colong, Tradisi Unik Pernikahan Adat Masyarakat Osing di Banyuwangi

Tubuh keduanya pertama kali ditemukan warga yang tengah berolahraga di seputaran Pantai Nyanyi, Tabanan.

Korban pertama ditemukan sekira pukul 08.00 Wita dengan kondisi tubuh telungkup di bibir pantai berjarak sekira 785 meter dari titik kofdrban dilaporkan hilang.

Wisatawan asal NTT, Korban Terseret Arus di Pantai Berawa Ditemukan Terapung

Korban diketahui bernama Mohammad Rohmat. Pemuda usia 36 tahun ini diketahui beralamat di Dusun Krangkongan, Desa Tegal Wangi, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur,

“Korban kedua ditemukan sekira pukul 11.20 Wita terdampar di lokasi berbeda namun masih di kawasan Pantai Nyanyi berjarak sekira 486 meter sebelah Utara Pantai Nyanyi,” kata Kepala Pencarian dan Pertolongan (SAR) Denpasar, I Nyoman Sidakarya dalam rilis yang diterima Bali.viva.co.id.

Identitas korban kedua bernama Akhmad Romli, usia 34 tahun, berasal dari Dusun Kapuran, Grenden, Puger, Jember.

Para korban diduga terseret gelombang tinggi pada saat memancing.

Satu korban yang masih dicari bernama Riko Sugeng Irawan, usia 24 tahun, beralamat asal Dusun Purwa Sari, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Umbulsari, Jember, Jawa Timur. 

Petugas Harus Berjibaku dengan Cuaca Buruk untuk Mencari Ketiga Korban

Photo :
  • Dok. Humas SAR Denpasar/ VIVA Bali

Pencarian para korban melibatkan tim gabungan seperti dari Polairud Mabes Polri, Ditsamapta Polda Bali, TNI AL, Polres Badung, Polsek Kediri, hingga Balawista, relawan Bhuana Bali Rescue dibantu warga setempat.

Untuk pencarian di laut di antaranya menggunakan jetski, rubber boat, drone thermal, hingga alat deteksi bawah air, sementara pencarian di darat menyisir kawasan pantai sepanjang 3,5 kilometer ke arah Utara dan selatan lokasi kejadian.

Proses pencarian korban juga berlangsung dramatis. Petugas harus berjibaku dengan cuaca buruk, angin kencang, disertai ombak tinggi.

Peristiwa ini tentu menjadi pelajaran berharga untuk wisatawan maupun warga yang berkunjung ke kawasan pantai untuk waspada dan berhati-hati.

Kedua jenazah dibawa mobil ambulans ke RSUD Singasana, Kediri, Tabanan.