Rupiah Melemah, Demo dan Kericuhan Ikut Beri Dampak Negatif

Ilustrasi uang rupiah dan dolar Amerika Serikat
Sumber :
  • https://www.antaranews.com/berita/5072269/rupiah-pada-jumat-pagi-melemah-jadi-rp16354-per-dolar-as

Jakarta, VIVA Bali – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan Hari Jumat melemah tipis sebesar 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.354 per dolar AS, dari posisi sebelumnya Rp16.353 per dolar AS.

Mengungkap 5 Mata Uang Terkuat di Dunia, Nilainya Jauh Mengalahkan Rupiah

Ekonom Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengatakan pelemahan rupiah dipengaruhi kombinasi faktor global dan sedikit dampak dari kondisi domestik.

“Hari ini masih ada ruang pelemahan karena faktor global dan juga mungkin ada sedikit dampak negatif dari demo,” kata Rully Arya Wisnubroto. Jumat 29 Agustus 2025.

Mengungkap 5 Mata Uang Terkuat di Dunia, Nilainya Jauh Mengalahkan Rupiah

Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang semula terpusat di depan Kompleks MPR/DPR/DPD RI pada Kamis 28 Agustus 2025, berlangsung ricuh hingga sore hari.

Sejumlah titik bentrokan terjadi di sekitar Senayan, antara lain Jalan Penjernihan, Jalan Penjompongan, Bendungan Hilir, KS Tubun Petamburan, dan Palmerah.

Demo Besar di DPR, Wakil Ketua DPR RI Sebut Aspirasi Masyarakat Akan Diterima dengan Baik

Kericuhan juga memicu insiden serius, setelah video yang menampilkan kendaraan taktis (rantis) Barracuda milik Brimob melindas seorang pengendara ojek online beredar luas di media sosial.

Peristiwa yang diperkirakan terjadi di kawasan Pejompongan itu memperlihatkan korban terlindas sebelum kendaraan melaju meninggalkan lokasi. Warga dan pengendara yang geram mengejar rantis tersebut hingga ke Jalan Layang Non-Tol Kasablanka.

Korban, seorang pria, dilaporkan meninggal dunia saat dibawa ke rumah sakit di Jakarta Pusat.

Di sisi lain, dilansir dari antaranews.com, pelemahan rupiah juga dipengaruhi faktor eksternal dengan indeks dolar AS (DXY) yang tercatat terus menguat selama empat hari terakhir dan bertahan di atas level 98.