Ternyata Ada 2 Korban Driver Ojol di Demo DPR, 1 Tewas 1 Selamat
- https://www.facebook.com/share/p/1G8joZnSk4/
Jakarta, VIVA Bali –Ternyata ada dua driver ojol jadi korban demo DPR 28 Agustus, satu tewas dilindas mobil Brimob di Pejompongan, satunya selamat. Polisi diminta segera buka suara!
Malam berujung tragedi bagi dua driver ojek online (ojol) di sekitar Gedung DPR RI, Jakarta Pusat.
Dalam kericuhan yang terjadi saat demo, sebuah mobil taktis Brimob melaju deras memecah kerumunan, menabrak dan melindas salah satu pengemudi ojol, Affan Kurniawan.
Video amatir yang beredar di media sosial @AndikaNgojek menunjukkan Affan tersungkur ke aspal, tubuhnya diinjak kendaraan operasional Brimob, Kamis malam 28 Agustus 2025.
Mobil sempat berhenti sebentar, namun tragisnya, Affan kembali terlindas hingga meninggal dunia di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Foto jenazah yang beredar di media sosial menegaskan kabar duka ini.
Tak hanya Affan, seorang driver ojol lain bernama Umar asal Sukabumi juga menjadi korban.
Beruntung, Umar selamat dan kini dirawat di rumah sakit dalam kondisi sadar.
Rekan-rekannya memastikan pria tersebut masih hidup, meski trauma akibat insiden jelas terlihat.
Melansir tvonenews.com, sejumlah komunitas ojol ramai membagikan informasi di media sosial.
Beberapa akun menampilkan identitas korban lengkap dengan KTP dan rekaman langsung dari rumah sakit.
“Alhamdulillah yang bernama Pak Umar selamat, masih dirawat. Tapi ada rekan kita lain yang meninggal setelah dilindas mobil baracuda. Semoga almarhum husnul khotimah,” tulis salah satu akun komunitas ojol.
Peristiwa ini langsung memicu gelombang kecaman publik.
Netizen mendesak polisi memberi klarifikasi resmi dan transparansi, karena insiden ini melibatkan korban jiwa di tengah demonstrasi.
Banyak yang mempertanyakan keamanan driver ojol yang hanya bekerja menghidupi keluarga, namun nyawa mereka terancam dalam hiruk-pikuk kerumunan massa.
Video tragedi dan kabar korban kini viral di berbagai platform media sosial.
Publik menyebarkan doa, ucapan belasungkawa, sekaligus menuntut pertanggungjawaban.
Tragedi ini menjadi peringatan keras, demo bisa berakhir tragis bagi warga sipil, terutama para pekerja gig economy seperti driver ojol.
Hingga kini, kepolisian belum memberikan pernyataan resmi terkait kronologi jatuhnya kedua korban.
Publik menunggu klarifikasi dan langkah preventif, agar tragedi serupa tidak terulang.