Penipuan Data Pribadi, Calon Nasabah Dijebak Bikin Rekening untuk Penampungan Uang Judol

Direktur Reserse Siber Polda Bali AKBP Ranefli Dian Candra
Sumber :
  • Maha Liarosh/ VIVA Bali

RH (43/laki-laki) asal Balikpapan berperan sebagai marketing. NZ (21/laki-laki) asal Situbondo, Jawa Timur, berperan sebagai marketing.

Terdesak Modal Judi Slot dan Narkoba, Pria di Cakranegara Nekat Membongkar Sebuah Toko di Pasar Sayang-sayang

FO (24/laki-laki) asal Pontianak berperan sebagai marketing dan P, perempuan asal Buleleng dengan peran sebagai marketing.

Ranefli mengatakan, para nasabah dipandu oleh tersangka untuk membuka rekening. Untuk satu akun rekening yang berhasil dibuat, tersangka mendapatkan upah Rp500 ribu hingga Rp1 juta. 

Inflasi di Bali Naik Hingga 2,94% YoY, Harga Pangan Meningkat

Data KTP dan KK yang dikumpulkan oleh tersangka SP kemudian dikirimkan kepada tersangka CP melalui Whatsapp. 

Sedangkan untuk HP beserta data rekening lainnya, diantarkan secara manual ke alamat tersangka CP. 

Percepat Program 1K1S, Gubernur Koster Minta Dukungan Universitas Terbuka Denpasar

"Kasus ini masih terus kita kembangkan karena ada 1 orang lagi inisial M yang masih buron," ujarnya. 

Para tersangka yang diamankan telah melakukan aksi pidana itu sejak September 2024. Mereka berhasil mengumpulkan ratusan  data rekening dan data pribadi para nasabah. 

Halaman Selanjutnya
img_title