Cara Aman Menambah Berat Badan
- https://www.pexels.com/id-id/foto/wanita-perempuan-kaum-wanita-gelap-7801198/
Kesehatan, VIVA Bali – Bagi sebagian orang, menurunkan berat badan adalah perjuangan seumur hidup. Namun, ada juga yang justru mengalami masalah sebaliknya, sulit menambah berat badan. Kondisi ini bisa membuat tubuh terasa cepat lelah, imunitas melemah, bahkan mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.
Ada banyak cara sehat dan aman untuk menaikkan berat badan tanpa harus sembarangan mengonsumsi junk food.
Lebih Banyak Kalori, Tapi Tetap Sehat
Kunci utama menambah berat badan adalah surplus kalori. Artinya, tubuh harus menerima lebih banyak energi daripada yang dibakar setiap hari. Tambahan sekitar 300-500 kalori per hari untuk kenaikan stabil, atau hingga 700-1.000 kalori per hari bila ingin hasil lebih cepat. Namun, kalori tambahan ini sebaiknya berasal dari makanan bernutrisi, bukan sekadar camilan manis atau soda.
Protein, Karbohidrat, dan Lemak Sehat
Konsumsi daging, ikan, telur, produk susu, hingga kacang-kacangan sangat dianjurkan. Karbohidrat kompleks dari nasi merah, oats, atau kentang juga membantu menambah energi. Sementara itu, lemak sehat seperti alpukat, kacang, hummus, dan minyak zaitun bisa menjadi sumber kalori berkualitas tinggi.
Makan Lebih Sering dan Cerdas
Bagi yang cepat kenyang, strategi terbaik adalah makan porsi kecil tapi sering, misalnya setiap 2-3 jam sekali. Campuran pisang, yogurt, madu, selai kacang, atau oatmeal kering bisa menghasilkan minuman tinggi kalori yang lezat sekaligus bergizi.
Jangan Lupakan Latihan Kekuatan
Menambah berat badan bukan berarti menimbun lemak saja. Latihan beban atau resistance training penting untuk memastikan kalori ekstra diubah menjadi massa otot, bukan hanya lemak tubuh. Aktivitas seperti angkat beban, push-up, atau squat bisa membantu membentuk tubuh lebih sehat dan proporsional.
Pertumbuhan yang Aman dan Bertahap
Penambahan berat badan idealnya dilakukan secara bertahap. Untuk dewasa, tambahan 500 kalori per hari biasanya menghasilkan kenaikan sekitar 0,5 kg per minggu. Pada anak-anak, dokter biasanya menargetkan kenaikan sekitar 0,2–0,9 kg per minggu, tergantung kondisi.
Yang tak kalah penting, selalu lihat tubuh sendiri. Jika merasa lelah berlebihan atau pencernaan terganggu, evaluasi kembali pola makan dan konsultasikan dengan ahli gizi.