6 Tips Sehat Mengecilkan Perut dan Menjaga Berat Badan Ideal

Seorang pria memegang perutnya yang buncit
Sumber :
  • https://www.freepik.com/free-photo/front-view-young-male-white-t-shirt-just-posing_10186887.htm

Kesehatan, VIVA Bali – Memiliki lemak berlebih di perut dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan menyebabkan berbagai penyakit kronis. Meskipun menghilangkan lemak di area perut cukup sulit, ada beberapa cara yang bisa kalian lakukan. Berikut tips untuk menghilangkan lemak perut.

img_title Kenali Aturan 20-20-20, Penyelamat Mata dari Bahaya Gadget

1.      Mengonsumsi serat larut

Jenis serat ini dapat membantu kalian merasa kenyang lebih lama, sehingga kalian makan lebih sedikit. Sebuah studi lama menemukan bahwa setiap peningkatan konsumsi serat larut sebanyak 10 gram dapat menurunkan penambahan lemak perut sebesar 3,7% dalam kurun waktu 5 tahun. Sumber serat larut yang baik antara lain: buah-buahan, sayuran, oats, dan lainnya.

img_title Menjaga Otak Tetap Muda dan Bugar

2.      Olahraga aerobik (kardio)

Olahraga aerobik atau kardio merupakan cara efektif untuk membakar kalori. Penelitian menunjukkan bahwa olahraga ini dapat membantu mengurangi lemak perut. Namun, hasil penelitian mengenai apakah olahraga dengan intensitas sedang atau tinggi yang lebih bermanfaat masih beragam.

img_title Kurang Tidur Bikin Hilang Kendali

3.      Mengonsumsi ikan berlemak setiap minggu

Lemak omega-3 dalam ikan berlemak dapat membantu mengurangi lemak visceral. Studi pada orang dengan penyakit hati berlemak menunjukkan bahwa suplemen omega-3 dapat secara signifikan menurunkan lemak di hati dan perut. Usahakan untuk mengonsumsi ikan berlemak sebanyak 2–3 porsi per minggu. Kalian bisa mencoba ikan seperti salmon, sarden, makarel, teri, dan lainnya.

4.      Mengonsumsi probiotik

Beragam jenis bakteri memiliki peran dalam mengatur berat badan. Menjaga keseimbangan bakteri dapat membantu menurunkan berat badan, salah satunya lemak perut. Bakteri dari keluarga Lactobacillus, seperti Lactobacillus fermentum, Lactobacillus amylovorus, dan Lactobacillus gasseri dapat membantu mengurangi lemak perut. Namun, apabila kalian mengonsumsi probiotik dalam bentuk suplemen, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum menambahkannya ke dalam rutinitas harian.

5.      Menerapkan intermittent fasting

Intermittent fasting adalah pola makan bergantian antara periode makan dan periode berpuasa. Mengombinasikan intermittent fasting dengan mengonsumsi makanan kaya nutrisi yang dibagi merata sepanjang hari dapat menurunkan berat badan, lemak total, dan lemak visceral secara lebih efektif dibandingkan dengan hanya mengurangi kalori. Namun, intermittent fasting dapat berdampak negatif pada kontrol gula darah pada wanita.

Halaman Selanjutnya
img_title