Cari Produk Digital yang Laku Tapi Nggak Pasaran? Ini Caranya

Produk digital laku? Coba cara antimainstream ini!
Sumber :
  • https://www.pexels.com/photo/woman-holding-black-tablet-computer-6170399/

Lifestyle, VIVA Bali – Di tengah banjirnya e-book, template, dan kursus daring yang seragam, muncul satu pertanyaan penting, gimana sih cara menemukan produk digital yang laku keras tapi nggak itu-itu lagi? Kalau kamu pernah merasa stuck, mikir semua ide sudah keburu dijual orang duluan, artikel ini bisa jadi peta jalanmu.

img_title Tidur Cuma Sebentar tapi Besok Harus Beraktivitas? Ini Cara Biar Tubuh Tetap “Diajak Kerja”

1. Mulai dari Masalah, Bukan Tren

Jangan buru-buru ikut arus tren digital. Justru, yang sering laku itu produk yang bisa menyelesaikan masalah niche spesifik. Contohnya? Bukan sekadar “template CV”, tapi “template CV ATS-friendly untuk fresh graduate jurusan seni”. Spesifik, dan menyasar kelompok yang belum banyak disentuh pasar.

img_title Kamera Film hingga Barang Lawas Kembali Dilirik, Gen Z Ternyata Kangen Hidup Tanpa Serba Instan

Coba riset di:

- Forum Quora, Reddit, atau Kaskus untuk menemukan masalah nyata yang sering ditanyakan orang.

img_title Bukan Cuma Bikin Sehat, Kenapa Gym dan Padel Jadi Tempat Nongkrong Baru Gen Z?

- Kolom komentar YouTube atau TikTok edukasi.

Kalau mereka curhat, “Gimana sih caranya ngatur keuangan kalau penghasilan freelance nggak tetap?”, itu bisa jadi peluang bikin produk seperti template cash flow bulanan untuk freelancer.

2. Gunakan Google Trends dan AnswerThePublic

Kedua tools ini gratis dan powerful. Google Trends bantu kamu lihat topik yang naik daun, sementara AnswerThePublic kasih daftar pertanyaan yang sering dicari orang. Gabungkan keduanya, kamu bisa nemu ide yang belum dilirik banyak kreator tapi punya demand besar.

Misalnya: Kata kunci “digital planner” sedang naik di Google Trends, tapi setelah digabung dengan “untuk anak kos”, kamu bisa ciptakan planner digital versi hemat dan minimalis, spesial untuk mahasiswa kosan.

3. Riset di Marketplace Produk Digital

Alih-alih buka Shopee, coba buka:

- Etsy

- Creative fabrica

- Gumroad

Lihat kategori yang ramai tapi belum terlalu kompetitif. Misalnya, “social media planner untuk pet owner” atau “wall art Islami untuk gen Z”. Produk seperti ini mungkin nggak booming kayak e-book belajar Excel, tapi punya pasar loyal yang jarang ditarget.

4. Uji Pasar Kecil Lebih Dulu

Sebelum bikin produk digital yang kompleks, coba dulu MVP alias Minimum Viable Product. Buat versi kecilnya dulu, misalnya 1 lembar worksheet atau 1 modul kelas mini dan lihat respon audiensmu. Bisa pakai fitur Polling di Instagram Story atau post di komunitas niche (seperti komunitas freelance, hobi, atau parenting).

Halaman Selanjutnya
img_title