Gaji UMR? Begini Cara Cerdas Menabung Meski Dompet Pas-pasan

Ilustrasi mengatur keuangan dengan gaji terbatas
Sumber :
  • Tima Miroshnichenko/paxels.com

Lifestyle, VIVA Bali – Hidup di kota besar dengan gaji pas-pasan tentu bukan hal yang mudah. Apalagi jika penghasilan kita hanya setara dengan Upah Minimum Regional (UMR), sementara harga kebutuhan pokok terus naik. Meski begitu, bukan berarti mustahil untuk menabung dan mengatur keuangan.

img_title Dua Bahan di Dapur Jadi Minuman Sehat, Ini Manfaat Jus Tomat dan Wortel

Dengan strategi yang tepat dan disiplin tinggi, gaji UMR tetap bisa mencukupi kebutuhan sekaligus memberi ruang untuk menabung, bahkan investasi kecil-kecilan. Berikut ini tujuh strategi yang bisa diterapkan untuk tetap menabung walau penghasilan terbatas:

1. Buat Anggaran Harian dan Bulanan

img_title Dari Lari sampai Berenang, Ini Olahraga yang Bisa Jadi Bekal Tumbuh Kembang Anak

Langkah pertama adalah membuat anggaran secara rinci dan realistis. Catat seluruh pengeluaran, mulai dari kebutuhan pokok, transportasi, cicilan, hingga jajan kecil. Buat pembagian yang jelas antara kebutuhan dan keinginan. Anggaran ini menjadi peta keuangan harian yang membantu kita tetap pada jalur. Gunakan aplikasi catatan keuangan atau tabel sederhana agar lebih mudah dipantau.

2. Sisihkan Tabungan di Awal Gajian

img_title Ternyata Jadi Dewasa Nggak Cuma Soal Umur, Ada Inner Child yang Perlu Dipahami

Begitu gaji masuk, langsung sisihkan minimal 10% untuk tabungan. Prinsip ini dikenal sebagai pay yourself first, yang artinya kita memprioritaskan masa depan kita sebelum membelanjakan untuk hal lain. Menabung di awal memang akan terasa berat. Tetapi seiring waktu, akan menjadi kebiasaan positif. Mulailah dari angka kecil, lalu tingkatkan jika memungkinkan.

3. Tekan Pengeluaran Tidak Penting

Evaluasi kembali gaya hidup harian. Apakah benar butuh ngopi tiap hari di kafe? Perlu langganan semua layanan streaming? Sering kali, pengeluaran kecil tapi rutin justru menjadi pemborosan terbesar. Gantilah dengan pilihan hemat seperti membawa bekal, memasak di rumah, atau berbagi akun langganan dengan teman.

4. Tentukan Tujuan Menabung yang Jelas

Menabung tanpa tujuan seringkali membuat kita cepat menyerah. Tetapkan target tabungan, seperti ingin punya dana darurat, beli motor, atau buka usaha sampingan. Dengan tujuan yang spesifik dan realistis, kita jadi lebih termotivasi dan tidak mudah tergoda mengambil tabungan untuk hal yang tidak penting.

5. Cari Sumber Penghasilan Tambahan

Jika gaji pokok belum cukup menutupi semua kebutuhan dan target tabungan, saatnya mencari penghasilan tambahan. Banyak opsi fleksibel, seperti kerja lepas (freelance), jualan online, jadi ojek daring, atau membuka jasa sesuai kemampuan. Gunakan waktu luang untuk produktif, bukan hanya bersantai.

Halaman Selanjutnya
img_title