Ingin Jadi Reviewer Film? Ini 7 Tips Menulis Review yang Bikin Orang Mau Nonton!
- https://www.pexels.com/photo/car-covered-with-smoke-on-pavement-1107666/
Lifestyle, VIVA Bali – Menulis review film bukan hanya sekadar memberi bintang atau menyebut adegan favorit saja. Namun lebih dari sekadar itu, aktivitas ini bisa menjadi ruang untuk melatih kemampuan berpikir kritis sekaligus sarana mengekspresikan bagaimana sebuah karya sinema memengaruhi emosi, pikiran, dan persepsi kita sebagai penonton. Entah kita seorang penulis, mahasiswa film, content creator, atau sekadar penikmat film, menulis ulasan bisa menjadi gerbang awal bagi kita untuk masuk lebih dalam ke dunia perfilman.
Untuk mengulas sebuah film, kita tidak harus menjadi lulusan jurusan film terlebih dahulu untuk menulis review. Selama memiliki niat, kemampuan mengamati, dan rasa ingin tahu yang tinggi, kita bisa melatih kemampuan tersebut secara bertahap. Bahkan di era digital seperti sekarang banyak reviewer independen yang memulai dari blog pribadi, media sosial, atau platform komunitas. Beberapa di antara mereka berhasil membangun karies yang menjanjikan dari sana.
Tips Menulis Review Film
Lalu, bagaimana cara menulis review film yang menarik dan informatif tanpa membuat pembaca bosan? Berikut ini terdapat beberapa tips yang bisa diterapkan agar review yang dibuat tidak membosankan bagi pembaca.
- Tentukan Audiens
Sebelum menulis review film, sangat penting untuk mengetahui siapa pembaca kita dan di mana ulasan tersebut akan dipublikasikan. Dua hal tersebut akan menentukan gaya penulisan dan fokus pada ulasan yang dibuat. Misalnya, jika review tersebut ditargetkan untuk pembaca umum maka review dibuat lebih ringkas dan mudah dimengerti. Sementara jika ditargetkan untuk penggemar film berat maka review bisa dibuat lebih mendalam dan kritis.
- Tonton Film Berulang Kali
Untuk reviewer pemula akan sangat sulit menangkap semua detail hanya dengan menonton film sekali saja. Oleh karena itu, menonton film sebanyak dua kali bisa membantu meningkatkan kualitas review. Tontonan yang pertama bertujuan untuk menikmati jalan cerita dan yang kedua untuk mencatat detail-detail yang ada dalam film. Dengan cara ini, kita juga lebih mudah mengingat reaksi dan pemikiran saat menonton. Beberapa film terutama yang mengandalkan detail visual dan akting tanpa banyak dialog membutuhkan perhatian ekstra sehingga pengamatannya akan menjadi lebih tajam setelah ditonton berulang kali.
- Pahami Konteks dengan Lebih Baik
Memahami latar belakang film dengan tepat sangat penting dalam menulis review. Pengetahuan tentang sejarah film, pembuatnya, target penonton, serta posisi kita sebagai reviewer harus menjadi bagian dari proses penilaian. Sayangnya, hal penting ini sering kali diabaikan. Misalnya, jika hanya kritikus pria yang menulis review tentang film karya sutradara perempuan atau yang berisi pemeran perempuan seluruhnya maka gambaran yang disampaikan bisa kurang tepat atau bahkan menyinggung. Oleh karena itu, memahami konteks secara menyeluruh sangat penting agar ulasan lebih adil dan akurat.
- Berikan Kritik dan Opini
Reviewer profesional tidak ragu untuk menyampaikan apakah mereka menyukai film tersebut, merasa biasa saja, atau bahkan kecewa. Kejujuran ini penting agar pembaca bisa menilai apakah film tersebut layak untuk ditonton. Namun, pendapat tersebut tentunya harus didukung dengan alasan yang jelas seperti akting yang kurang memuaskan, sinematografi yang indah, atau tema yang membuat penonton berpikir. Dengan memberikan contoh konkret, review menjadi lebih meyakinkan dan bermanfaat bagi pembaca.
- Jangan Berikan Spoiler
Tujuan utama menulis review film adalah membuat orang tertarik untuk menonton film tersebut sehingga sangat penting untuk tidak membocorkan alur atau kejutan dalam cerita. Salah satu cara kreatif yang digunakan reviewer profesional adalah dengan menempatkan bagian yang mengandung spoiler di akhir tulisan, lengkap dengan peringatan agar pembaca yang belum menonton bisa melewatinya. Dengan begitu, review tetap bisa menarik perhatian penonton baru sekaligus memuaskan mereka yang ingin tahu detail lebih dalam pada film.
- Sertakan Semua Detail
Review film yang baik tidak hanya membahas tentang cerita saja, tetapi juga penampilan para aktor serta orang-orang yang bekerja di balik layar. Komentar tentang akting, arahan sutradara, sinematografi, atau efek visual bisa menambah nilai pada ulasan yang kita buat. Dengan menyebutkan hal-hal yang menonjol ataupun yang kurang berhasil, review menjadi lebih membantu pembaca melihat film dari sudut pandang yang lebih luas.
- Baca Ulang dan Edit
Meski review film bersifat opini dan mengikuti gaya penulis, proses editing tetap penting. Pastikan ejaan, tata bahasa, dan alur tulisan sudah rapi. Sebagus apapun isi review, tetapi pembaca bisa kehilangan kepercayaan jika ada ada kesalahan mendasar seperti salah menulis nama sutradara.
Menulis review film bukan hanya sekadar menyampaikan pendapat, tetapi juga bagaimana menyampaikannya dengan jujur, jelas, dan bertanggung jawab. Dengan menerapkan tips di atas, ulasan yang dibuat bisa lebih menarik, informatif, dan bermanfaat bagi pembaca.