Harga Tiket dan Panduan Lengkap Wisata Monkey Forest Ubud
- https://www.hotels.com/go/indonesia/ubud-monkey-forest
Wisata, VIVA Bali –Ubud sebagai jantung budaya Bali, menyimpan sebuah permata hijau yang memadukan keindahan alam, spiritualitas, dan pelestarian satwa. Dikenal secara luas sebagai Sacred Monkey Forest Sanctuary atau Mandala Suci Wenara Wana, kawasan ini bukan sekadar hutan biasa, melainkan rumah bagi ribuan monyet ekor panjang Bali (Macaca fascicularis) dan kompleks pura yang sangat dijaga hingga kini.
Sejarah dan Filosofi Tri Hita Karana
Terletak di Desa Padangtegal, Ubud, hutan lindung ini memiliki luas sekitar 10 hingga 12,5 hektare. Berdasarkan catatan sejarah, kompleks pura di dalamnya diperkirakan telah dibangun sejak pertengahan abad ke-14. Pengelolaan tempat ini berpegang teguh pada konsep Tri Hita Karana, sebuah filosofi Hindu Bali yang menekankan tiga cara untuk mencapai kesejahteraan spiritual dan fisik melalui hubungan harmonis antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam lingkungan.
Hutan ini menjadi laboratorium alam bagi peneliti dari seluruh dunia dan pusat konservasi tanaman langka yang sering digunakan dalam ritual adat. Bagi warga lokal, Monkey Forest adalah identitas spiritual yang mendalam, di mana monyet-monyet yang menghuninya dianggap sebagai penjaga kesucian area tersebut.
Daya Tarik Wisata Monkey Forest
Pengunjung yang datang akan disambut suasana hutan tropis yang rimbun dengan lebih dari 115 spesies pohon yang berbeda. Beberapa daya tarik utama di dalam kawasan ini meliputi:
* Pura Dalem Agung Padangtegal: Pura utama yang terletak di barat daya, digunakan untuk memuja Dewa Siwa.
* Pura Beji: Terletak di barat laut, pura ini memiliki sumber mata air suci yang digunakan untuk ritual pembersihan diri (melukat).
* Pura Prajapati: Berlokasi di timur laut, berdekatan dengan area pemakaman sementara bagi warga desa sebelum upacara ngaben massal.
* Interaksi dengan Monyet: Terdapat sekitar 1.260 ekor monyet yang terbagi dalam beberapa kelompok wilayah. Pengunjung bisa melihat aktivitas alami mereka seperti mencari makan, bermain, hingga mengasuh bayi monyet.
* Jembatan Kayu dan Patung Ikonik: Jalur pejalan kaki yang tertata rapi, jembatan kayu yang melintasi sungai, serta berbagai patung naga dan monyet yang eksotis menjadi latar belakang foto yang sangat populer.