Eksplorasi Candi Sewu Yogyakarta, Destinasi Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi

Keindahan Candi Sewu.
Sumber :
  • https://visitingjogja.jogjaprov.go.id/33641/candi-sewu-2/

Wisata, VIVA BaliCandi Sewu merupakan salah satu peninggalan sejarah bercorak Buddha yang dibangun pada abad ke-8 Masehi dan berlokasi sekitar 800 meter di sebelah utara Candi Prambanan. Kompleks ini dikenal sebagai candi Buddha terbesar kedua di Jawa Tengah setelah Candi Borobudur, bahkan tercatat lebih tua dibandingkan Candi Prambanan. Meski jumlah bangunan aslinya mencapai 249 candi, masyarakat setempat menyebutnya Candi Sewu yang berarti seribu, penamaan yang tak lepas dari legenda Loro Jonggrang yang telah mengakar kuat dalam budaya Jawa. Secara administratif, kawasan Candi Sewu berada di Dukuh Bener, Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, tepat di kawasan perbatasan dengan Daerah Istimewa Yogyakarta.

img_title Explore Bali Timur, Surga Tersembunyi yang Wajib Masuk Bucket List

Berdasarkan prasasti bertahun 792 M yang ditemukan pada 1960, Candi Sewu dahulu dikenal dengan nama Manjusri Grha atau Rumah Manjusri, merujuk pada salah satu Bodhisattwa penting dalam ajaran Buddha Mahayana. Candi ini diperkirakan dibangun pada akhir masa pemerintahan Rakai Panangkaran dari Kerajaan Mataram Kuno dan kemudian mengalami pemugaran serta perluasan pada masa Rakai Pikatan dari Dinasti Sanjaya yang menikah dengan Pramodhawardhani dari Dinasti Syailendra. Keberadaan Candi Sewu yang bercorak Buddha berdampingan dengan Candi Prambanan yang bercorak Hindu menjadi bukti nyata bahwa toleransi antarumat beragama telah terjalin harmonis sejak masa Jawa Kuno. Dengan skala bangunan yang megah, Candi Sewu diyakini berfungsi sebagai candi kerajaan sekaligus pusat kegiatan keagamaan Buddha pada zamannya.

Kompleks Candi Sewu berdiri di kawasan Lembah Prambanan yang membentang dari lereng selatan Gunung Merapi hingga Pegunungan Sewu di selatan. Wilayah ini dikenal sebagai kawasan strategis pada masa lalu karena menjadi pusat aktivitas keagamaan, politik, dan kehidupan urban masyarakat Jawa kuno. Area Candi Sewu memiliki bentang lahan sekitar 185 meter dari utara ke selatan dan 165 meter dari timur ke barat, dengan akses masuk dari empat penjuru mata angin, meski pintu utama berada di sisi timur. Setiap pintu masuk dijaga oleh sepasang arca Dwarapala berukuran sekitar dua meter yang hingga kini masih tampak kokoh dan terawat.

Halaman Selanjutnya
img_title
img_title 5 Pantai Dengan Spot Sunset Tercantik di Bali, Bikin Betah Berlama-lama!