Menguak Ngarai Tersembunyi di Hidden Canyon Beji Guwang
- https://www.cntraveler.com/activities/bali/beji-guwang-hidden-canyon
Wisata, VIVA Bali –Hidden Canyon Beji Guwang adalah permata tersembunyi Bali yang menawarkan pengalaman wisata yang unik, berbeda dari hiruk pikuk pantai maupun sawah. Terletak di Desa Guwang, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, destinasi ini menyajikan wisata canyoning atau river tracking adventure yang memacu adrenalin sekaligus memanjakan mata. Keindahan alamnya yang menakjubkan adalah hasil karya alam selama ribuan tahun, menciptakan sebuah ngarai yang kini menjadi salah satu komoditas wisata lokal yang paling menarik di Pulau Dewata.
Pesona Geologis yang Memukau
Daya tarik utama Hidden Canyon Beji Guwang terletak pada formasi geologisnya yang luar biasa. Lembah atau ngarai yang sempit dan dalam ini terbentuk secara alami, konon berasal dari hasil erupsi Gunung Batur sekitar 29 ribu tahun silam. Erosi air sungai yang berkelanjutan telah mengukir dinding-dinding tebing batu cadas hingga mencapai ketinggian sekitar 30 meter.
Saat menyusuri trek, kita akan disuguhkan pemandangan tebing batu artistik dengan pola cekung yang alami. Lekukan dan variasi bebatuan ini menjadi kanvas alam yang tak tertandingi. Keindahan Hidden Canyon semakin lengkap dengan aliran sungai yang terkenal sangat jernih, bahkan masih digunakan sebagian warga lokal sebagai sumber air bersih. Kejernihan air ini memungkinkan wisatawan untuk melihat biota sungai dan ganggang, menambah nuansa alam yang asri dan lestari.
Dari Tempat "Tenget" Jadi Surga Petualangan
Sebelum terkenal dengan nama Hidden Canyon atau lembah tersembunyi, kawasan ini dikenal oleh penduduk lokal sebagai Pura Beji Guwang. Nuansa spiritual sangat kental di sini, bahkan dulunya tempat ini dikenal "tenget" atau angker. Ada sebuah batu besar yang disebut Batu Keled, yang secara harfiah berarti batu sempit, berfungsi sebagai pemisah antara area pura dengan ngarai yang kala itu sulit dan jarang dilalui orang.
Titik balik popularitas terjadi pada tahun 2015. Seorang fotografer dari Klungkung dan juga seorang tamu dari Prancis yang gigih menjelajahi sungai dan lembah di sekitar Pura Beji, mendokumentasikan petualangannya dan membagikannya di media sosial dengan nama "Hidden Canyon" Foto-foto dan cerita tentang tebing eksotis yang tersembunyi ini segera menarik minat publik.