Menjelajahi Pesona 5 Desa Wisata di Kaki Semeru
- https://jadesta.kemenparekraf.go.id/desa/ranupani
Wisata, VIVA Bali –Jawa Timur menyimpan kekayaan alam yang luar biasa, terutama di kawasan sekitar Gunung Semeru. Tidak hanya menawarkan kemegahan gunung tertinggi di Pulau Jawa, kawasan ini juga dihiasi desa-desa wisata yang memadukan keindahan alam, kekayaan budaya, dan kearifan lokal. Berikut adalah ulasan keindahan lima desa wisata yang begitu indah:
Desa Wisata Sumber Putih
Terletak di Kabupaten Malang, Desa Wisata Sumber Putih menawarkan pelarian sempurna dari hiruk-pikuk kota. Daya tarik utamanya adalah Hutan Pinus Semeru, sebuah kawasan asri dengan udara yang sangat segar dan alami karena jauh dari polusi. Selain berjalan-jalan di antara jajaran pohon pinus yang menjulang, pengunjung dapat memanfaatkan fasilitas seperti area untuk berfoto, balai pertemuan, dan tempat makan yang menyajikan kuliner lokal. Kesederhanaan dan keasrian alamnya menjadi magnet utama desa ini.
Berada di ketinggian 2.100 mdpl, Desa Ranupani di Kabupaten Lumajang dikenal sebagai desa terakhir sebelum pendakian. Desa ini dihuni oleh Suku Tengger yang masih memegang teguh adat istiadat warisan Majapahit. Keindahan Ranupani sangat memukau dengan keberadaan tiga danau ikonik, yakni Danau Ranu Pani, Ranu Regulo, dan Ranu Kumbolo. Lanskap desa ini juga dipercantik oleh pola pertanian terasering yang menyejukkan mata. Selain wisata alam, pengunjung dapat menyaksikan tradisi budaya unik seperti Upacara Karo dan tarian Ujung Tengger. Tak hanya itu, bagi pemburu sunrise, Ranupani menawarkan pemandangan matahari terbit yang magis di sela-sela perbukitan.
Mengusung tema “Harmoni Budaya, Sejarah, dan Alam” Desa Wisata Pasrujambe di Lumajang dijuluki sebagai Punjere Semeru (Pusatnya Semeru). Desa ini menawarkan paket lengkap wisata yang memadukan edukasi dan petualangan. Daya tarik utama desa wisata ini meliputi Air Terjun Watu Lapis yang eksotis dan Situs Sumberowo, sebuah situs bersejarah tempat ditemukannya prasasti kuno. Wisatawan juga dapat mengunjungi Loji, bangunan cagar budaya yang berfungsi sebagai pos pantau Semeru, serta Pura Patirtan Air Suci Watu Klosot yang menjadi pusat peribadatan umat Hindu.