7 Spot Pendakian Terbaik di Bali yang Wajib Kamu Jelajahi
- pexels/ Quý Nguyễn
Wisata, VIVA Bali – Kalau selama ini kamu mengenal Bali dari pantai-pantainya yang memesona, kafe estetik, hingga upacara adat yang sakral, tunggu dulu, Bali juga punya sisi lain yang tak kalah mengagumkan, yaitu jalur pendakian. Dari gunung berapi yang megah hingga air terjun tersembunyi yang bikin hati adem, Bali menyuguhkan banyak opsi buat kamu.
Pendakian di Bali memang berbeda dengan di daerah pegunungan seperti di Jawa atau Sumatra. Pulau Dewata ini menawarkan pendakian harian dan akhir pekan yang cukup variatif, cocok untuk pemula hingga pendaki berpengalaman. Yang paling menarik, jalur-jalurnya dikelilingi panorama khas Bali seperti sawah, hutan hujan, pura, dan tentu saja keramahan warga lokal yang bisa kamu temui di setiap sudut perjalanan.
Nah, kalau kamu lagi cari inspirasi buat liburan sehat, seru, dan penuh eksplorasi, berikut ini adalah 7 spot pendakian terbaik di Bali yang wajib kamu jelajahi.
1. Danau Kembar Munduk
Jarak: 8 km (sekali jalan) | Durasi: 3–4 jam | Tingkat Kesulitan: Sedang
Pendakian ini menghubungkan dua danau cantik di kawasan pegunungan Bali Utara, yaitu Danau Tamblingan dan Danau Buyan. Kamu akan menyusuri hutan dataran tinggi yang sejuk, melewati jalur alami di tepi danau, dan hampir tidak bertemu dengan keramaian. Cocok buat kamu yang butuh ketenangan.
Di sepanjang jalan, kamu juga bisa mampir ke Pura Ulun Danu Tamblingan, pura kecil yang terletak di tepi danau dan memberikan aura spiritual khas Bali. Jangan lupa bawa sarung ya, sebagai bentuk penghormatan saat mengunjungi pura.
2. Gunung Batur
Jarak: 7 km (pulang pergi) | Durasi: 4 jam | Tingkat Kesulitan: Sedang
Gunung Batur adalah pendakian paling populer di Bali, terutama untuk mengejar momen matahari terbit yang indah. Berada di ketinggian 1.717 mdpl, kamu bisa menyaksikan langit berubah warna di atas kaldera dan Danau Batur, dengan siluet Gunung Agung dan bahkan Gunung Rinjani di kejauhan.
Sebagian besar orang memulai pendakian sekitar pukul 3 pagi agar bisa sampai puncak sebelum fajar. Tur bisa diatur dari Ubud, dan banyak operator lokal yang menyediakan paket trekking lengkap, seperti Balinese Sunrise Trekking atau Indoglobal Adventure. Pendapatan dari tur ini juga membantu perekonomian masyarakat lokal, lho. Jangan lupa bawa jaket, air minum, dan semangat!