Juda Agung Masuk Bursa Calon Wakil Menteri Keuangan, Ini Profil dan Rekam Jejaknya

Profil Juda Agung.
Sumber :
  • https://www.unpad.ac.id/2017/03/juda-agung-akselerasi-reformasi-struktural-sangat-diperlukan-untuk-hindari-middle-income-trap/

Jakarta, VIVA Bali –Nama Juda Agung menjadi sorotan publik setelah disebut sebagai salah satu calon kuat Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang baru. Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia tersebut masuk bursa kandidat pengisi kursi Wamenkeu yang hingga kini masih kosong, seiring dinamika perombakan di sektor kebijakan fiskal nasional.

img_title Nenek Ditolak Bayar Tunai di Toko Roti, BI Sebut Tegaskan Toko Wajib Terima Uang Cash

Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa mengonfirmasi bahwa nama Juda Agung masuk dalam daftar kandidat kuat Wamenkeu. Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara pasti siapa yang akan resmi mengisi jabatan tersebut.

“Kelihatannya Juda Agung. Saya sudah bertemu dengan beliau dan kelihatannya memang salah satu calon yang kuat,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa usai menghadiri Indonesia Fiscal Forum 2026 di Jakarta. Dikutip dari Antara News, pernyataan tersebut disampaikan pada Rabu, 28 Januari 2026.

img_title Rupiah Melemah Usai BI Tahan Suku Bunga Acuan di Level 4,75 Persen

Purbaya memperkirakan pelantikan Wakil Menteri Keuangan akan dilakukan dalam waktu dekat. Ia menyebut proses tersebut kemungkinan berlangsung pada Februari 2026.

“Pelantikan saya dengar Februari. Ada yang bilang seharusnya Februari, mungkin minggu depan,” ucapnya.

img_title Inflasi Mataram Turun di November, Tapi Harga Pangan Masih Jadi Ancaman Jelang Nataru

Terkait pembagian tugas Wakil Menteri Keuangan ke depan, Purbaya menyampaikan belum ada keputusan final. Namun, ia memastikan bahwa sektor penerimaan negara dari bea cukai dan pajak akan ditangani langsung olehnya.

“Saya belum tahu pembagiannya seperti apa. Pokoknya kita kerja saja. Yang macet-macet saya bereskan. Bea cukai dan pajak saya tangani langsung karena itu penting untuk penerimaan tahun ini dan menekan defisit anggaran,” kata Purbaya.

Sebelumnya, Juda Agung resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia terhitung sejak 13 Januari 2026. Pengunduran diri tersebut diajukan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto, meskipun masa jabatannya seharusnya berakhir 2027.

“Bapak Juda Agung telah mengajukan pengunduran diri kepada Presiden RI, terhitung sejak tanggal 13 Januari 2026,” ujar Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia Ramdan Denny Prakoso dalam keterangan resmi yang dikutip Rabu, 21 Januari 2026.

Bank Indonesia tidak menyampaikan alasan resmi terkait mundurnya Juda Agung. Setelah pengunduran diri tersebut, DPR RI melalui Komisi XI mengusulkan tiga nama sebagai calon pengganti Deputi Gubernur BI. Salah satu nama yang disahkan adalah Thomas Djiwandono, mantan Wakil Menteri Keuangan, melalui rapat musyawarah yang digelar di Jakarta, Senin malam, 27 Januari 2026.

Halaman Selanjutnya
img_title