Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Terjang Mataram, Masyarakat di Minta Waspada
- Ramli Ahmad / VIVA Bali
Mataram, VIVA Bali –Hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Mataram pada Selasa 20 Januari 2025 dini hari, memicu sembilan peristiwa bencana ringan di delapan kecamatan. Berdasarkan data BPBD Kota Mataram per pukul 13.40 WITA, delapan titik mengalami pohon tumbang dan satu kejadian puting beliung, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
Menurut PLT Kalaksa BPBD Kota Mataram Muzakki, pohon-pohon tumbang tersebar di beberapa ruas jalan utama kota.
“Pohon tumbang terjadi di beberapa titik di tiga kecamatan Cakranegara, Ampenan dan Selaparang ," Terang Muzakki Selasa, 20 Januari 2026.
Sementara itu, puting beliung melanda kompleks Rusunawa Bintaro di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, merusak atap hingga beberapa lantai.
Meski tidak ada korban jiwa, delapan kepala keluarga terkena dampak langsung dan tiga di antaranya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Berdasarkan pantau penyebab terjadi curah hujan mulai meningkat sejak pukul 04.00 WITA, disertai hembusan angin kencang. Dalam waktu kurang dari satu jam, sejumlah pohon tumbang menimpa fasilitas umum dan rumah warga. Puting beliung juga sempat merobohkan atap Rusunawa Bintaro hingga beberapa lantai.
Menanggapi kejadian, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Regu 1 dan 2 BPBD Kota Mataram langsung diterjunkan bersama tim assessment untuk menebang batang pohon dan membersihkan ruas jalan. Personel TNI, Polri, serta petugas Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Perhubungan, dan PLN dikerahkan membantu pemulihan infrastruktur. Lurah dan aparat kelurahan setempat juga turun tangan membantu evakuasi dan mendata warga terdampak.
“Kondisi cuaca sudah mulai membaik, hujan mereda, dan proses pembersihan material pohon tumbang terus berlangsung. Perbaikan atap Rusunawa dan lampu jalan diupayakan selesai secepatnya,” kata Kepala Pusdalops-PB BPBD Kota Mataram.
Hingga siang hari, kebutuhan mendesak dinyatakan nihil karena peralatan dan personel penanganan bencana telah mencukupi. Pemkot Mataram juga menyiagakan stok bahan pokok dan posko kesehatan di wilayah selatan dan barat kota selama 24 jam, mengantisipasi kemungkinan cuaca ekstrem susulan.
Berdasarkan pengamatan BMKG dua hari kedepan Pemerintah kota Mataram menghimbau masyarakat tetap waspada dan segera melaporkan perkembangan cuaca ekstrem ke posko BPBD terdekat.