Ombak dan Angin Barat Hantarkan 200 Ton Sampah ke Pantai Bali, DLHK Badung Siaga Penuh

Pantai Jerman tertutup 200 ton sampah kiriman akibat ombak
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Hendra Wibowo/tom

Badung, VIVA Bali –Ratusan ton sampah kayu, bambu, dan plastik terbawa ombak dan angin barat menumpuk di Pantai Jerman, Bali. DLHK Badung kerahkan alat berat, siaga penuh hadapi darurat lingkungan.

img_title Koster Tekankan Layanan Publik Berkualitas demi Jaga Citra Pariwisata Bali

Pemandangan Pantai Jerman, salah satu destinasi favorit wisatawan di Bali, mendadak berubah drastis. 

Ratusan ton sampah kiriman menutupi garis pantai, membuat pasir putih yang biasanya memesona kini tertutup tumpukan kayu, bambu, dan plastik.

img_title Mandi di Pantai Greenbowl, 2 Pekerja Hilang Terseret Arus

Fenomena ini memicu status darurat kebersihan di Badung. 

Melansir dari rilis yang diterima bali.viva.co.id, Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Badung, Made Rai Warastuthi, menjelaskan, total sampah yang menepi di Pantai Jerman mencapai sekitar 200 ton, setara dengan 80 hingga 100 truk pengangkut sampah.

img_title 2 Warga Terjebak Air Pasang di Bawah Tebing Uluwatu, Petugas Evakuasi dari Ketinggian 100 Meter

“Ketebalan tumpukan hampir menyamai kondisi ekstrem yang biasanya terjadi di Pantai Kuta,” ungkap Rai dengan nada serius. Selasa, 20 Januari 2026.

Fenomena ini muncul akibat kombinasi ombak tinggi dan angin barat yang terus mendorong material limbah dari sungai ke pesisir selatan Bali. 

“Kami menduga sampah kiriman kali ini berasal dari hulu sungai dan daerah lain di Bali, terbawa arus laut karena cuaca ekstrem sejak Sabtu, 17 Januari 2026,” tambah Rai.

Volume sampah yang sangat besar membuat pembersihan menjadi tantangan tersendiri. 

Ukuran dan bobot kayu yang terbawa ombak nyaris mustahil diangkat secara manual. 

Apalagi adanya pipa pengisian pasir membatasi ruang gerak alat berat.

“Kami sudah menurunkan dua unit loader untuk mempercepat evakuasi sampah, namun prosesnya tetap membutuhkan waktu dan tenaga ekstra,” kata Rai.

Tidak hanya Pantai Jerman yang terdampak.

Pantai Kuta juga mencatat pengangkutan harian hingga 25 truk sampah, sedangkan Pantai Legian dan Seminyak mengalami dampak lebih ringan. 

DLHK Badung memastikan tim reaksi cepat tetap disiagakan di titik-titik rawan agar tumpukan sampah kiriman tidak semakin meluas dan mencemari lingkungan.

Menurut Rai, musim sampah kiriman biasanya terjadi pada awal tahun.

Intensitas ombak dan pasang laut tinggi menjadi pemicu utama, sementara kombinasi angin barat mempercepat datangnya sampah ke pantai. 

Halaman Selanjutnya
img_title