Dana Desa Menguap, Pemdes dan BPD Bajulmati Saling Lempar Polemik LPJ Dirut Bumdes Hariono

Sekretariat Bumdes Bajulmati tahun 2021 - 2023
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Entah apa yang sebenarnya terjadi dalam pengungkapan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Hariono, Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tahun 2021 -2023 yang hingga 3 tahun telah berlalu tetap mangkrak padahal dana ratusan juta rupiah telah dikucurkan sebagai bentuk dana penyertaan modal. 

img_title Tumin Warga Desa Alasejo, Lansia Terlantar yang Berjuang Melawan Maut Tanpa Keluarga

Pemerintah Desa (Pemdes) Bajulmati, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sebagai pemilik dana penyertaan modal terkesan abai dalam pengungkapan dana penyertaan modal ratusan juta rupiah pada Bumdes tahun 2021-2023. 

Hal tersebut terindikasi dari tidak tuntasnya perihal LPJ yang seharusnya sudah diselesaikan oleh Dirut Bumdes Bajulmati, Hariono sejak 2 tahun lalu. 

img_title Pesta Gol 3-0 Lawan PSPW Legend Wonorejo, Ababil FC Sidowangi Kuasai Puncak Grup A!

Namun hal tersebut tidak pernah terlaksana dengan baik akibat sikap persuasif yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Bajulmati, Achmad Thoha. 

“Dalam penyelesaian LPJ oleh Hariono, Pemdes Bajulmati memang menggunakan metode persuasif dengan mengundang yang bersangkutan,” ujar Kepala Desa Bajulmati, Achmad Thoha. 

img_title Solidaritas Tanpa Batas: Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Penghubung Desa Sidowangi & Desa Bajulmati

Namun upaya persuasif tersebut tidak mendapatkan respon yang sepadan oleh Dirut Bumdes Tahun 2021 – 2023, Hariono yang tidak kunjung menyelesaikan kewajibannya. 

“Dua tahun lalu kita panggil dan minggu lalu juga sudah dipanggil lagi. Katanya minta waktu seminggu lagi untuk menyelesaikan LPJnya tapi hingga hampitr 2 minggu tetap saja abai,” tutur Achmad Thoha pada VIVA News. 

Namun sikap tidak tegas Pemdes Bajulmati ternyata bak gayung bersambut, Hariono kembali memberikan janji palsu dan tidak memenuhi kewajibannya sesuai dengan janji yang diucapkan dihadapan rapat. 

Pemdes Bajulmati pun engan berkomentar banyak terkait polemic LPJ Hariono dan memilih melempar tanggung jawab pada BPD.

“Coba saja langsung koordinasi dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) untuk informasi lengkapnya,” kata Kades Bajulmati. 

Dalam kesempatan terpisah, bola panas LPJ Hariono ternyata juga dilempar kembali oleh BPD pada Pemdes Bajulmati. 

“BPD belum ada rencana memanggil Hariono lagi. Tetap koordinasi dengan Kades Bajulmati ya,” tandas Ketua BPD Bajulmati, Hasan Ma’ruf pada VIVA News. 

Pada era Bumdes tahun 2021 – 2023 sempat mendapatkan kucuran dana penyertaan modal senilai 280 juta dan 170 juta rupiah. 

Dana tersebut berasal dari Pemdes Bajulmati yang dikucurkan beberapa kali dan penyertaan modal dari Provinsi Jawa Timur. 

Halaman Selanjutnya
img_title