Diguyur Hujan dan Kabut, Tim SAR Selamatkan Pendaki Hipotermia di Gunung Agung

Tim SAR Gabungan Evakuasi Pendaki Hipotermia di Gunung Agung
Sumber :
  • Dok. Humas SAR Denpasar/ VIVA Bali

Karangasem, VIVA Bali –Seorang pendaki Gunung Agung dievakuasi tim SAR gabungan, setelah mengalami hipotermia.

img_title Polres Karangasem Ringkus 2 Jambret, Turis Uzbekistan Jadi Korban

Korban diketahui bernama I Ketut Yedija Karunia Arta. Pemuda usia 18 tahun ini memulai pendakian bersama seorang rekannya pukul 13.30 Wita melalui jalur Pura Pengubengan, Desa Besakih, pada Senin, 12 Januari 2026.

Namun saat menjelang tengah malam, korban Yedija mengeluh kedinginan ekstrem dan tidak mampu melanjutkan perjalanan akibat kondisi cuaca memburuk.

img_title Seniman Bali–Swiss Bicara Alam Lewat Lukisan di ARMA Museum Ubud

Keduanya melaporkan hal ini ke Polsek Rendang dan memutuskan untuk beristirahat di Pos 2 Pengubengan sambil menunggu bantuan datang.

Informasi kejadian diterima Kantor SAR Denpasar pada Selasa, 13 januari 2026 sekira pukul 01.30 Wita.

img_title Prediksi 2.000 Orang Per Hari, Pelabuhan Padangbai Siap Layani Penumpang Libur Nataru

Sebanyak 8 personel dari Pos SAR Karangasem diberangkatkan ke lokasi, berkoordinasi dengan Polsek Rendang dan pemandu lokal untuk mendahului menuju titik korban.

“Sekitar 4 jam pencarian, korban ditemukan di ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut (mdpl) dalam keadaan selamat,” kata koordinator lapangan Handika Bhayangkara dalam rilis yang diterima Bali.viva.co.id.

Korban pertama kali ditemukan tim pemandu sekira pukul 05.15 Wita. Namun proses evakuasi tertunda akibat hujan deras, disertai angin kencang dan kabut tebal, yang membatasi jarak pandang.

Tim SAR akhirnya tiba di Pos 1 Pengubengan di ketinggian 1.600 mdpl, sementara tim pemandu turun bersama korban menuju titik yang sama.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati karena kondisi cuaca yang tak bersahabat.

Sekira pukul 10.05 Wita, seluruh tim dan korban tiba dengan selamat di Posko Pura Pengubengan.

Tim SAR mengimbau untuk para pendaki agar memperhatikan kondisi cuaca, waktu pendakian serta kelengkapan peralatan, demi keselamatan selama berada di jalur pendakian Gunung Agung.