Plengsengan Jebol di Jembatan Alasbuluh 1 Banyuwangi Jalur Utama Jawa – Bali di Usia 2 Tahun, ada apa?

Plengsengan jembatan Alasbuluh 1 jebol diterjang banjir
Sumber :
  • Venus Hadi/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Bagi anda pengguna jalan raya utama penghubung Jawa – Bali di Kabupaten Banyuwangi, sebaiknya meningkatkan kewaspadaan. Tebing penahan aspal di lokasi pembangunan jembatan yang baru dibangun kini telah longsor. 

img_title Siswa SLTP di Wongsorejo Diduga Lakukan Kekerasan Seksual pada Anak Dibawah Umur

Longsoran tebing penahan aspal ini terjadi di jembatan baru Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Minggu, 11 Januari 2026. 

Panjang longsoran yang diperkirakan lebih dari 3 meter tersebut membuat pasangan material batu plengsengan ambrol pada jembatan yang dikenal sebagai jembatan Alasbuluh 1. 

img_title Nasib Malang Pedagang Nasi Goreng Harjono, Korban Pencurian di Areal Pasar Wongsorejo

Malahan beberapa material pasir yang berasal dari bawah aspal jembatan yang baru berusia 2 tahun dibangun tersebut ikut juga ambrol. 

Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir dituding sebagai pemicu terjadinya longsoran pada tebing tersebut. 

img_title Bukan Sekadar Baris-berbaris, Ini Prestasi Bergengsi 25 Siswa Anggota Paskibraka Wongsorejo

“Kondisi curah hujan dalam beberapa hari ini cukup tinggi. Hampir tiap hari hujan dan cukup deras serta lama,” ujar seorang warga sekitar, Rohman. 

Tingginya curah hujan tersebut membuat debit air dari arah hulu meningkat tajam saat mengalir ke hilir secara bersamaan dari sejumlah saluran banjir. 

“Dari hulu ada beberapa saluran sungai yang menyatu ke bawah jembatan, jadi volumenya sangat besar saat menghantam plengsengan aspal jalan,” tutur Rohman pada VIVA News. 

Ambrolnya plengsengan tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur kawasan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini. 

Suara keras kala plengsengan ambrol juga sempat terdengar beberapa warga sekitar serta warga yang kebetulan melintas. 

“Kemarin subuh, tiba-tiba terdengar getaran keras. Saya keluar rumah, ternyata pondasinya sudah ambrol dan longsor,” kata warga lain, Harun di lokasi kejadian. 

Jembatan tersebut merupakan hasil proyek pembangunan jembatan kembali jembatan lama karena dianggap tidak layak. 

Jembatan Alasbuluh 1 dibangun pada Tahun 2023 ini secara resmi digunakan secara umum pada arus libur nataru 2023 – 2024. 

Berdasarkan hitungan Kalender masehi, plengsengan jembatan tersebut ambrol setelah digunakan 2 tahun. 

Jika tidak segera dilakukan perbaikan, tidak menutup kemungkinan luas longsoran akan melebar serta menimbulkan dampak yang semakin besar.