Kades Bajulmati Bongkar Borok Pengelolaan BUMDes Era Hariono, Achmad Thoha: Silakan Jelaskan!
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Setelah mangkrak tanpa kejelasan selama lebih dari 2 tahun, polemik pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Bajulmati kembali dikulik Kepala Desa (Kades) Bajulmati menjelang masa akhir jabatan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Bajulmati.
Bumdes kepegurusan tahun 2021 – 2023 hingga 2 tahun telah berlalu masih saja menyimpan permasalahan yang tidak kunjung terselesaikan.
Kala itu, Bumdes dibawah kepemimpinan Hariono diduga telah menerima penyertaan modal senilai 280 juta dan 170 juta rupiah.
Keeluruhan pengelolaan dana tersebut seharusnya telah dilaporkan pada saat berakhirnya masa jabatan namun hingga kini belum dilakukan.
“Pada awalnya dulu sempat mengaku sudah menyelesaikan LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban) bersama Kades sebelumnya ( Abdul Gofar) untuk keperluan pencalonan Kades Bajulmati,” ujar Kades Bajulmati, Achmad Thoha.
Pengakuan Hariono tersebut sempat membuat semua orang percaya terlebih keikutsertaan Hariono dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades Bajulmati).
“Saya juga percaya tapi saai kita minta laporan tertulis dan lengkapnya, ternyata Hariono tidak bisa menunjukkkan,” tutur Kades Bajulmati di ruang kerjanya.
Hal inilah yang membuat Pemerintah Desa (Pemdes) Bajulmati berencana meminta laporan resmi dari Hariono.
“Karena kami anggap meragukan, makanya saya desak dan akhirnya mengaku jika hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait LPJ,” kata Achmad Thoha pada VIVA News.
Beragam upaya telah dilakukan namun kejelasan terkait LPJ kepengurusan Bumdes era Hariono hingga 2 tahun berlalu tetap menemui jalan buntu.
“Kami kemarin langsung memanggil Hariono untuk kita mintai penjelasan. Katanya minta waktu sepekan untuk menyiapkannya,” jelas Kades Achmad Thoha.
Di tempat terpisah, Ketua Bumdes Bajulmati periode 2021 – 2023 Hariono membantah segala tudingan serta anggapan tidak melakukan pelaporan pertanggung jawaban.
“Saya sudah mengajukan izin mengundurkan diri pada Pak Gofar (Mantan Kades Bajulmati, Abdul Gofar) dan setujui. Berarti secara administrasi kewajiban saya juga telah selesai. Saya juga telah melakukan laporan pertanggung jawaban ke inspektorat,” tandas H saat dihubungi VIVA News.
Sebelumnya, Ketua Bumdes Bajulmati, Hariono era kepengurusan tahun 2021 – 2023 dituding belum pernah menyelesaikan kewajibannya untuk melakukan LPJ secara tertulis.