Istri Fiersa Besari Ditabrak Mobil di Stasiun Gambir, Ini Kronologi Kejadiannya
- https://www.instagram.com/p/DN3AtdB5tTl/?img_index=1
Jakarta, VIVA Bali –Perjalanan liburan keluarga Fiersa Besari harus berubah menjadi pengalaman menegangkan setelah sang istri, Aqia Nurfadla, mengalami kecelakaan di kawasan Stasiun Gambir, Jakarta Pusat.
Insiden itu terjadi ketika rombongan hendak melanjutkan perjalanan ke Yogyakarta pada Sabtu pagi, 3 Januari 2026, sebagaimana dibagikan langsung oleh Fiersa melalui akun Instagram pribadinya.
Kronologi Kejadian yang Dibagikan di Instagram
Dikutip dari VIVA, Sabtu, 4 Januari 2026, Fiersa Besari menceritakan detik-detik kecelakaan tersebut melalui Instagram Story di akun @fiersabesari. Perjalanan dimulai dari JIExpo Kemayoran menuju Stasiun Gambir menggunakan taksi bersama istri, putri mereka Kinasih, dan manajer, Ubay.
Fiersa menjelaskan bahwa ia bersama keluarga berangkat dari JIExpo menuju Stasiun Gambir menggunakan taksi. Setibanya di lokasi, Aqia tengah menurunkan bagasi sementara ia menggendong Kinasih yang masih tertidur, sebelum tiba-tiba insiden tersebut terjadi.
Ketika Aqia dan Ubay tengah mengambil koper di bagasi mobil, sebuah kendaraan dari belakang menabrak mereka. Fiersa menjelaskan bahwa benturan membuat keduanya terjepit di antara mobil pelaku dan kendaraan mereka.
“Aqia dan Ubay yang sedang ambil koper di bagasi, ditabrak dari belakang dan menjadikan keduanya tergencet antara mobil. Ubay bisa lepas ke samping. Aqia tidak,” tulis Fiersa di Instagram Story.
Situasi menjadi makin berbahaya ketika pengemudi mobil yang menabrak justru memajukan kendaraannya lagi, bahkan ketika Aqia sudah teriak kesakitan.
Reaksi Pengemudi dan Sikap Fiersa Besari
Dalam unggahannya, Fiersa menyebut pengemudi yang menabrak istrinya adalah seorang pria lanjut usia. Reaksi sopir setelah kejadian menjadi sorotan karena dianggap meremehkan kondisi Aqia.
“Reaksi pertama saya adalah marah besar. Tapi lebih marah lagi ketika bapak ini meremehkan kondisi dengan bilang, paling keseleo, terus mau kasih Rp200 ribu untuk damai,” tulis Fiersa dalam Instagram Story.
Fiersa menegaskan bahwa kemarahannya bukan karena tawaran uang tersebut, tetapi karena sikap pengemudi yang tidak bertanggung jawab. Sikap itu dianggap tidak layak, apalagi mengingat risiko cedera serius pada korban kecelakaan.
Setelah kejadian, Fiersa Besari sempat melaporkan insiden tersebut kepada pihak berwajib. Namun, proses hukum tersebut tidak dilanjutkan oleh Aqia demi menghindari prosedur panjang yang mungkin melibatkan penyitaan kendaraan dan pemeriksaan terus-menerus.