Sosok Nur Aini, Guru ASN yang Viral karena Curhat Jarak Mengajar

Profil Nur Aini, Guru ASN yang viral usai curhat soal jarak mengajar.
Sumber :
  • https://www.tiktok.com/@abu.rabbani6/video/7573583499483958535

Pasuruan, VIVA Bali –Nama Nur Aini mendadak menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. Bahkan, namanya sempat masuk daftar trending topik pada Selasa siang, 30 Desember 2025.

img_title Bahas Keterlibatan TNI dalam Program KDMP dan Sekolah Rakyat, GMNI Dorong Kodim Siapkan Mitigasi Konflik dengan Sipil

Lantas, siapa sebenarnya sosok Nur Aini dan mengapa kisahnya ramai diperbincangkan?

Profil Nur Aini, Guru ASN di Pasuruan

img_title Mengubah Angka Menjadi Dampak: Reorientasi Akuntabilitas Fiskal Berbasis Kesejahteraan Publik

Nur Aini diketahui merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berprofesi sebagai guru di SDN Mororejo II, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Namanya mencuat usai mengungkapkan keluh kesah terkait jarak tempuh menuju tempatnya mengajar.

Dikutip dari Viva.co.id, Selasa, 30 Desember 2025, viralnya Nur Aini bermula dari video curhat soal jarak mengajar yang diunggah di TikTok.

img_title TNI dan Australian Defence Force Lakukan Survei Awal Latgabma Keris Woomera 2026 di Baluran

Video yang diunggah akun TikTok @caksholeh pada 13 November lalu, Nur Aini menceritakan bahwa jarak antara tempat tinggalnya di Bangil menuju sekolah mencapai sekitar 57 kilometer. Jarak tersebut membuatnya harus menempuh perjalanan panjang setiap hari.

Perjalanan Panjang Menuju Sekolah

Perjalanan Nur Aini menuju sekolah disebut memakan waktu hingga dua jam. Dalam kesehariannya, ia kerap diantar oleh sang suami, meski sesekali menggunakan jasa ojek untuk sampai ke lokasi mengajar.

“Setengah 6 pagi (sampai sekolah) setengah 8 lebih. Di sana masuknya jam 8, Pak,” ujar Nur Aini dalam video viral tersebut.

Dengan jarak tempuh pulang-pergi yang disebut bisa mencapai lebih dari 100 kilometer per hari, Nur Aini berharap dapat dipindahkan ke sekolah dasar yang lebih dekat dari rumahnya.

“Saya ingin pindah ke Bangil, Pak. Supaya dekat dari rumah,” katanya.

Dugaan Masalah Absensi

Tak hanya mengeluhkan jarak, Nur Aini juga mengungkap dugaan adanya masalah pada absensi kehadirannya. Ia mengklaim absensinya direkayasa hingga tercatat alfa atau tidak masuk kerja.

“Absen dibolong-bolongi pak, direkayasa sama kepala sekolah. Sehingga absen saya alfa,” ucapnya lebih lanjut.

Pernyataan tersebut semakin memicu perhatian publik dan perdebatan di media sosial.

Respons Resmi Bupati Pasuruan

Menanggapi viralnya kasus tersebut, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo memberikan klarifikasi. Ia menyebut Nur Aini tengah menjalani sidang disiplin ASN.

“Sebenarnya yang bersangkutan sekarang lagi proses sidang disiplin ASN di Kabupaten Pasuruan,” ujar Rusdi, dikutip dari Viva.co.id.

Halaman Selanjutnya
img_title