Slank Kenang Bunda Iffet dan Doakan Korban Bencana Indonesia di Panggung Bali
- Dok. Suryo Grup/ VIVA Bali
Denpasar, VIVA Bali –Panggung konser Hey 42th Slank x HS Berani Kita Beda di Pantai Mertasari, Denpasar, Sabtu, 27 Desember 2025 malam, berubah menjadi ruang duka dan doa.
Di tengah hujan deras dan ribuan Slankers yang memadati lokasi, Slank mengenang kepergian Bunda Iffet sekaligus mengajak publik menaruh empati pada korban bencana alam di berbagai daerah Indonesia.
Suasana hening menyelimuti area konser saat layar LED menampilkan sosok Bunda Iffet, figur yang selama puluhan tahun menjadi ibu, penguat, dan penjaga Slank.
Bagi band yang digawangi Kaka, Bimbim, Abdee, Ridho, dan Ivanka itu, perayaan ulang tahun ke-42 terasa jauh berbeda.
“Tahun ini tahun terberat. Saya tiap malam tahajud masih saja nangis. April lalu kami kehilangan Bunda Iffet. Malam ini kita mengenang Bunda Iffet di surga,” ucap Bimbim dengan suara bergetar dihadapan ribuan penonton.
Ribuan Slankers terdiam. Sebagian menundukkan kepala, sebagian lain menatap layar LED yang memutar kenangan Bunda Iffet, perempuan yang tak hanya mengelola Slank, tetapi juga membesarkan mereka layaknya anak sendiri.
Tak lama berselang, suasana haru itu berlanjut ketika Slank mengajak seluruh penonton untuk berdoa bagi para korban bencana alam di Indonesia, khususnya banjir dan tanah longsor di Sumatra.
“Banyak bencana di Indonesia. Malam ini kita menundukkan kepala sejenak dan berdoa buat saudara-saudara kita di Sumatra, di Aceh, Sumut, dan Sumbar,” kata Bimbim memimpin doa.
Ribuan penonton pun hening.
Di layar LED, foto-foto korban bencana ditampilkan, mempertegas suasana duka yang menyatukan kehilangan personal dan tragedi kemanusiaan.
Lagu Solidaritas kemudian mengalun, menjadi penanda bahwa musik bisa menjadi medium empati dan pengingat untuk saling menguatkan.
Di balik suasana duka, konser ini juga menjadi wujud kepedulian nyata.
Rokok HS selaku promotor merilis keuntungan penjualan tiket sebesar Rp500 juta, yang seluruhnya disumbangkan untuk korban banjir dan tanah longsor di Sumatra.
Bantuan juga masih terus digalang melalui lelang Vespa milik Kaka dan gitar bass milik Ivanka.
CEO Suryo Grup Muhammad Suryo menyampaikan apresiasi kepada Slankers yang tetap antusias meski hujan deras mengguyur Denpasar sejak pagi.