Polisi Sisir 10 Sekolah di Depok Usai Terima Ancaman Bom

Anggota Gegana Brimob Polri dan Polres Depok
Sumber :
  • ANTARA/HO-Humas Polres Metro Depok

Jakarta, VIVA Bali – Kepolisian membenarkan adanya ancaman bom yang diterima sejumlah sekolah di wilayah Depok, Jawa Barat. Saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di lokasi-lokasi yang dilaporkan menerima ancaman tersebut.

img_title Marc Marquez Sempurna di Sachsenring, Kemenangan ke-10 Hidupkan Persaingan Gelar MotoGP 2026

“Iya betul, saat ini sudah dilakukan penyisiran,” kata Kepala Seksi Humas Polres Metro Depok AKP Made Budi saat dikonfirmasi dari Jakarta, Selasa.

Dilansir dari ANTARA, Made Budi menyebutkan ancaman bom tersebut tidak terbukti. Namun, pihak kepolisian tetap melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap 10 sekolah yang dilaporkan menjadi sasaran ancaman.

img_title Sistem Adat Negeri Haruku dalam Tradisi Sasi Lompa

Adapun sekolah-sekolah yang menerima ancaman bom di antaranya SMA Arrahman, SMA Al Mawaddah, SMA Negeri 4 Depok, SMA PGRI 1, SMA Bintara Depok, SMA Budi Bakti, SMA Cakra Buana, SMA Negeri 7 Sawangan, SMA Nururrahman, serta SMAN 6 Depok.

“Enam sekolah sudah dilakukan penyisiran, empat lainnya masih dalam proses,” ujar Made Budi.

img_title Langkah-Langkah Menyusun Anggaran Bulanan agar Tidak Boros

Sebelumnya, beredar sebuah video di media sosial Instagram melalui akun @depok24jam yang memperlihatkan anggota Detasemen Gegana Brimob Polri bersama Polres Metro Depok melakukan pemeriksaan di sejumlah sekolah menyusul adanya teror dugaan bahan peledak.

Dalam unggahan tersebut dijelaskan bahwa ancaman teror diduga disampaikan melalui surat elektronik atau email yang dikirim ke pihak sekolah, sehingga menimbulkan kekhawatiran di lingkungan pendidikan. Aparat memastikan akan terus melakukan pengamanan hingga seluruh lokasi dinyatakan aman.