Pemain Timnas Curhat ke Shin Tae-yong Setelah Mimpi Piala Dunia 2026 Pupus
- VIVA Foto/PSSI
jakarta, VIVA Bali – Kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam, tidak hanya bagi publik dan federasi, tetapi juga para pemain. Dalam situasi emosional tersebut, sejumlah penggawa Skuad Garuda disebut kembali menghubungi mantan pelatih, Shin Tae-yong.
Dilansir dari VIVA, Shin Tae-yong mengungkap bahwa ada pemain Timnas Indonesia yang mencurahkan perasaan kepadanya setelah kegagalan di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pengakuan itu disampaikan di tengah kekosongan kursi pelatih kepala usai PSSI mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert.
Timnas Indonesia dipastikan gagal lolos ke Piala Dunia 2026 setelah menelan dua kekalahan di fase keempat kualifikasi yang berlangsung di Arab Saudi pada Oktober 2025. Skuad Garuda kalah 2-3 dari Arab Saudi, lalu tumbang 0-1 dari Irak, yang membuat langkah tim Merah Putih terhenti.
Kegagalan tersebut berbuntut pada pemutusan kerja sama PSSI dengan Patrick Kluivert beserta jajaran kepelatihannya. Situasi itu turut menyisakan kekecewaan mendalam bagi Shin Tae-yong, yang sebelumnya membawa Timnas Indonesia menembus putaran ketiga kualifikasi.
Menurut pelatih asal Korea Selatan itu, kondisi tersebut sangat memukul mental para pemain. Bahkan, setelah dirinya tidak lagi menangani Timnas Indonesia, beberapa pemain menghubunginya secara pribadi.
“Ada beberapa pemain yang mengirim pesan ke saya, saya tidak bisa sebut nama pemainnya,” ujar Shin Tae-yong kepada awak media di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu, 14 Desember 2025 malam WIB.
Shin Tae-yong mengaku pesan-pesan tersebut menyiratkan penyesalan. Para pemain merasa Timnas Indonesia berpeluang meraih hasil lebih baik jika tetap berada di bawah kepemimpinannya.
“Mereka bilang, mungkin Indonesia bisa lebih baik kalau bersama saya,” kata Shin Tae-yong.
Hingga kini, PSSI belum menunjuk pelatih baru sejak mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert pada 16 Oktober 2025. Ketidakpastian tersebut semakin menambah suasana reflektif di tubuh Timnas Indonesia.