Indonesia Kunci Runner-up SEA Games 2025, Peluang Tambah Medali di Hari Terakhir
- https://thumbs.tvonenews.com/images/2025/12/19/6945327acc8b5-pasangan-ganda-putri-indonesia-aldila-sutjiadijanice-tjen-raih-medali-emas-dari-cabor-tenis-di-sea-games-2025.jpg
Jakarta, VIVA Bali – Kontingen Indonesia memastikan posisi runner-up klasemen sementara SEA Games 2025 pada hari terakhir pertandingan, Sabtu (20/12/2025). Indonesia tak lagi terkejar oleh Vietnam dalam perolehan medali.
Hingga Sabtu pagi, Indonesia telah mengoleksi 91 emas, 111 perak, dan 129 perunggu. Raihan tersebut membuat posisi Indonesia aman di peringkat kedua, unggul dari Vietnam yang berada di urutan ketiga dengan 86 emas, 79 perak, dan 110 perunggu.
Dilansir dari TvOne, Indonesia masih berpeluang menambah koleksi medali pada hari terakhir SEA Games 2025. Peluang tersebut datang dari cabang olahraga sepak takraw nomor regu putra dan putri yang akan memperebutkan medali.
Kedua tim Indonesia dijadwalkan menghadapi Malaysia pada partai final. Tim regu putra akan bertanding lebih dahulu pada pukul 09.00 WIB, disusul tim regu putri pada pukul 10.00 WIB. Rangkaian laga perebutan medali diperkirakan berlangsung hingga pukul 12.00 WIB.
Hasil pertandingan sepak takraw tersebut diharapkan mampu menambah perolehan medali Indonesia yang akan diumumkan secara resmi pada upacara penutupan SEA Games 2025, yang dijadwalkan berlangsung pukul 18.30 WIB.
Selain peluang menambah medali, laga final ini juga menjadi kesempatan bagi tim sepak takraw Indonesia untuk memperbaiki capaian sebelumnya, setelah masing-masing hanya meraih medali perunggu pada nomor regu putra dan putri.
Sementara itu, Thailand masih memimpin klasemen sementara dengan raihan 232 emas, 154 perak, dan 106 perunggu.
Klasemen Medali SEA Games 2025 (20 Desember 2025, 08.15 WIB):
Thailand: 232 emas, 154 perak, 106 perunggu
Indonesia: 91 emas, 111 perak, 129 perunggu
Vietnam: 86 emas, 79 perak, 110 perunggu
Malaysia: 56 emas, 57 perak, 116 perunggu
Singapura: 52 emas, 60 perak, 86 perunggu
Filipina: 50 emas, 73 perak, 153 perunggu
Myanmar: 3 emas, 21 perak, 46 perunggu
Laos: 2 emas, 9 perak, 27 perunggu
Brunei Darussalam: 1 emas, 3 perak, 5 perunggu
Timor Leste: 0 emas, 1 perak, 7 perunggu