Bobby Nasution Pastikan Bantuan Beras dari UEA Disalurkan ke Korban Banjir Lewat Muhammadiyah

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution
Sumber :
  • Instagram @bobbynst

Sumatera, VIVA Bali – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution memastikan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) tidak dikembalikan dan tetap disalurkan kepada korban banjir.

img_title Bencana Alam Sumatera, Bukti Hukum Lingkungan Masih Sekadar Teori

Bobby menjelaskan bantuan tersebut bukan bersifat government to government (G2G), melainkan berasal dari organisasi nonpemerintah (NGO). Karena itu, penyalurannya dipercayakan kepada Muhammadiyah sebagai organisasi kemanusiaan yang berpengalaman dalam penanganan bencana.

“Ini bukan bantuan G2G. Jadi bukan dari negara UEA, Uni Emirat Arab, melainkan dari NGO,” kata Bobby, Sabtu, 20 Desember 2025.

img_title Pemprov Aceh Izinkan Bantuan Internasional Nonpemerintah Masuk Pascabencana

Dilansir dari TvOne, Bobby menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak dipulangkan. Pemerintah daerah memilih menyerahkan proses distribusi kepada Muhammadiyah yang memiliki jejaring luas hingga ke akar rumput.

“Sebenarnya bukan dipulangkan, tetapi karena ini bantuan dari NGO, maka diserahkan kepada NGO yang ada di Indonesia, yaitu Muhammadiyah. Nanti Muhammadiyah yang akan menyalurkan kepada para korban,” ujarnya.

img_title Pemko Medan Kembalikan Bantuan Bencana dari Uni Emirat Arab

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan Muhammadiyah berkomitmen membantu masyarakat terdampak bencana tanpa mempersoalkan status kebencanaan.

“Dalam kerja-kerja kemanusiaan, Muhammadiyah tidak mempermasalahkan status kebencanaan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah Muhammadiyah bergerak,” kata Haedar.

Ia menambahkan, prinsip Muhammadiyah dalam merespons bencana adalah mengedepankan aksi nyata, cepat, dan tepat sasaran. Bantuan beras tersebut akan segera disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Bantuan ini akan segera disalurkan sebagai wujud komitmen Muhammadiyah untuk terus berkhidmat bagi kemanusiaan dan kebangsaan,” tuturnya.