Izin Mati Sejak 2012, Operasional Tambak Udang di Desa Alasrejo Tetap Lancar Tidak Tersentuh Aparat

Tambak Abadi Sukses Makmur Desa Alasrejo sedang dikeringkan
Sumber :
  • Anton Heri Laksana/ VIVA Bali

Banyuwangi, VIVA Bali –Sebuah tambak udang di Desa Alasrejo diduga tidak memiliki izin operasional selama lebih dari 13 tahun. Hingga saat ini operasional tambak tersebut tetap seperti biasa dan luput dari perhatian aparat terkait. 

img_title Bukan Jarak Rumah, Jalur Domisili SMA Kini Ditentukan Pemeringkatan Nilai Akademik

Tidak ada papan pengumuman penutupan operasional tambak yang berada di Dusun Trebungan, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur ini. Jumat, 19 Desember 2025. 

Tidak adanya informasi terkait penutupan operasional tambak menandakan tambak beroperasi normal seperti biasa. 

img_title Fardhan Bawa Pulang Perak di Kerjuaraan Asia Junior 2026

Namun saat VIVA News mendatangi lokasi tambak Abadi Sukses Makmur, beberapa kolam tambak terlihat dilakukan pengeringan. 

“Setahu saya hingga hari ini operasional tambak tetap berjalan seperti biasa. Tidak ada informasi adanya penutupan operasional tambak,” ujar Kepala Desa Alasrejo, Atmawiyanto. 

img_title Pihak Perkebunan Kampe Diduga Halangi Damkarat Banyuwangi Masuk Lokasi Kebakaran

Dalam penjelasannya, Kades Alasrejo mengetahui jika izin operasional tambak yang berada di wilayah kewenangannya tersebut telah mati. 

“Memang mati sejak lama, kalau tidak salah izin operasionalnya telah mati sejak tahun 2012. Berarti jika hingga akhir Desember 2025, itu sama artinya lebih dari 13 tahun tidak berizin,” tutur Kades Atmawiyanto di ruang kerjanya. 

Hal tersebut diperkuat dengan adanya permohon izin yang sempat pengelola tambak Abadi Sukses Makmur diajukan pada Pemerintah Desa (Pemdes) Alasrejo pada pekan lalu. 

“Ada utusan dari tambak (Abadi Sukses Makmur) untuk pengajuan perpanjangan izin. Saya sempat kaget juga, setelah 13 tahun mati kok baru sekarang? Ada apa ini,” kata Atmawiyanto pada VIVA News. 

Berdasarkan data di Pemdes Alasrejo, luas lahan yang digunakan tambak Abadi Sukses Makmur seluas 17 hektar. 

“Itu terbagi pada bagian utara yang digunakan sebagai tambak. Kalau tidak salah 8 hektar. Sedangkan pada bagian selatan jalan itu seluas 9 hektar tidak digunakan sebagai tambak,” jelas Kades Atmawiyanto. 

Ironisnya hingga tahun ini, penanggung jawab tambak hanya membayarkan pajak tanah tahunan hanya pada sisi sebelah utara yang digunakan sebagai tambak. 

“Untuk yang sebelah selatan berdasarkan laporan staf desa, sudah lama tidak bayar pajak tahunan melalui kami,” tandas Atmawiyanto. 

Dalam kesempatan terpisah, upaya konfirmasi telah dilakukan VIVA News dengan mendatangi lokasi tambak Abadi Sukses Makmur namun upaya tersebut tidak berhasil karena pihak berwenang sedang tidak di tempat. 

Halaman Selanjutnya
img_title