Salah Ukuran, Pondasi Koperasi Desa Merah Putih Desa Alasrejo Dihancurkan Paksa
- Anton Heri Laksana/ VIVA Bali
Banyuwangi, VIVA Bali –Diduga tidak sesuai dengan ukuran, pondasi pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Alasrejo dibongkar paksa. Pembongkaran dilakukan karena luas lobang pondasi yang ditempati rangkaian besi cakar ayam dianggap lebih kecil dari yang seharusnya.
Ketegangan nampak pada tahapan pengerjaan proyek Pembangunan KDMP Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Jumat, 19 Desember 2025.
Sejumlah pekerja dengan wajah serius nampak membongkar tatanan pondasi rangkaian besi cakar ayam yang sudah mulai mengering.
Pekerja harus menggunakan palu ukuran besar untuk menghancurkan adoan semen yang telah mengeras karena di cor.
“Ini saya suruh bongkar karena ukuran lobang untuk pemasangan cakar ayam terlalu kecil. Ini harus sesuai dengan ketentuan yang ada,” ujar Mandor proyek pembanguan KDMP Desa Alasrejo, Ahmad Taufik.
Akibat ukuran yang terlalu kecil, posisi tatanan rangkaian besi pada pondasi tidak bisa lurus dan ini berpengaruh pada kualitas bangunan untuk jangka panjang.
“Ini kan lobangnya kurang lebar sehingga pemasangannya menjadi tidak simetris dengan lobang yang satu dengan yang lain. Makanya langsung saya suruh bongkar,” tutur Ahmad Taufik yang juga anggoga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi.
Langkah tegas dilakukan anggota Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Banyuwangi tersebut guna mengantisipasi adanya ketidaksesuaian rancangan pembangunan.
“Semua sudah ada ketetapannya. Mulai dari bahan hingga ukuran, jadi tidak bisa seenaknya. Panduannya juga jelas,” kata Ahmad Taufik di lokasi pembangunan KDMP Desa Alasrejo.
Dalam pengerjaan proyek Pembangunan KDMP selalu mendapatkan pengawasan secara ketat oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) masing-masing.
Beberapa lokasi pembangunan KDMP juga dipasang kamera pengawas untuk mencegah terjadinya kesalahan dalam tahapan pembangunan