Pohon Tumbang Timpa Bale Gong, 1 Pengelola Obyek Wisata Sangeh Tewas

Petugas Mengevakuasi Korban Tewas Tertimpa Pohon Tumbang
Sumber :
  • Dok. Humas Polres Badung/ VIVA Bali

Badung, VIVA Bali –Hujan deras disertai angin kencang hingga jatuh korban jiwa terjadi di obyek wisata Sangeh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung.

img_title Koster Tekankan Layanan Publik Berkualitas demi Jaga Citra Pariwisata Bali

Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 3 Desember 2025 sekira pukul 15.00 Wita. Musibah ini bermula saat dua pengelola obyek wisata berteduh di bale gong saat hujan turun disertai angin kencang.

Saat itulah pohon berukuran besar tumbang menimpa bale bengong.

img_title Mandi di Pantai Greenbowl, 2 Pekerja Hilang Terseret Arus

Akibatnya korban berinisial IBNS ditemukan tewas, sementara rekannya berinisial INR dilarikan ke puskesmas terdekat akibat luka patah tulang tangan kiri setelah terkena ranting saat berusaha menyelamatkan diri.

Petugas bersama warga dan sejumlah instansi terkait bergotong royong melakukan pembersihan.

img_title 2 Warga Terjebak Air Pasang di Bawah Tebing Uluwatu, Petugas Evakuasi dari Ketinggian 100 Meter

Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara membenarkan peristiwa ini. “Selain ada korban jiwa dan luka, akibat pohon tumbang juga merusak bale gong dan pelinggih Pura Puncak Bukit Sari. Diperkirakan kerugian ditaksir mencapai Rp1 miliar,” kata Kapolres dalam rilis yang diterima Bali.viva.co.id.

Menurut Ida Bagus Putu Tarka dan Ketut Darmayasa, saksi mata yang dimintai keterangan petugas menyebut, cuaca hujan disertai angin mulai terjadi sekitar pukul 14.30 Wita.

Petugas Membersihkan Puing Pohon Tumbang di Obyek Wisata Sangeh

Photo :
  • Dok. Humas Polres Badung/ VIVA Bali

Korban awalnya bertugas di pos 3 bersama sejumlah pengelola obyek wisata lainnya berteduh di bale gong. Melihat angin semakin kencang, kedua saksi ini memutuskan untuk pergi.

“Sesaat setelah kedua saksi ini pergi, tiba-tiba ada suara keras, pohon pala berukuran besar tumbang menimpa bangunan. Tak lama kemudian muncul korban INR yang berlari sambil memegang bahu kirinya yang terluka,” papar AKBP Arif.

Korban INR juga memberi tahu masih ada rekannya berada di dalam bale gong.

Proses evakuasi korban tewas berlangsung dramatis. Ketua Obyek Wisata Sangeh, Ida Bagus Pujawan menghubungi bhabinkamtibmas, BPBD Badung, Damkar dan PLN untuk mengevakuasi stafnya yang masih tertimpa bangunan.

Setelah puing pohon dan bangunan berhasil dibersihkan, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Mangusada.