Ledakan Gas 3 Kg di Lombok Timur, Warga Perigi Alami Luka Bakar
- Amrullah/VIVA Bali
Lombok Timur, VIVA Bali –Ledakan gas elpiji 3 kilogram terjadi di Dusun Bukit Durian Utara, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur, Rabu 3 Desember 2025 sekira pukul 10.00 Wita. Peristiwa itu membuat pemilik rumah, Eli Ardayani (27), mengalami luka bakar serius.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, A.KP Nikolas Osman, menjelaskan bahwa kejadian berawal ketika korban mencoba menyalakan kompor sekira pukul 09.00 Wita, namun api tidak menyala.
“Setelah itu korban pergi ke Puskesmas Labuhan Lombok untuk menjenguk keluarganya yang sedang dirawat,” ujar A.KP Nikolas Osman.
Sekitar 30 menit kemudian, korban kembali ke rumah dan langsung menuju dapur untuk menyalakan kompor lagi. Saat itulah ledakan terjadi.
“Begitu kompor dinyalakan kembali, terjadi ledakan yang cukup besar dari arah dapur,” kata Nikolas.
Korban berlari keluar sambil berteriak meminta pertolongan, dan warga yang mendengar suara ledakan langsung datang membantu.
“Warga bersama perangkat desa kemudian membawa korban ke Puskesmas Suela menggunakan ambulans desa,” jelas Nikolas Osman.
Dari hasil pemeriksaan awal di Puskesmas Suela, korban mengalami luka bakar pada wajah, leher, kedua tangan, dan lutut.
“Luas luka bakar diperkirakan mencapai 36 persen sehingga korban harus dirujuk ke RS Labuhan Haji,” tambah Nikolas.
Polisi menduga ledakan dipicu penumpukan gas di dapur tertutup. Gas diduga keluar sejak percobaan pertama menyalakan kompor yang gagal.
“Posisi kompor masih on sehingga gas terus mengalir. Ruangan dapur minim ventilasi sehingga gas terkumpul,” ujar Nikolas.
Saat korban kembali dan menyalakan kompor untuk kedua kalinya, percikan api langsung menyambar akumulasi gas tersebut.
“Itu yang menyebabkan ledakan cukup kuat,” pungkas Nikolas.