Pemuda Desa Kabar Protes Penyaluran Bantuan UMKM yang Diduga Tidak Transparan
- Amrullah/VIVA Bali
Lombok Timur, VIVA Bali –Aliansi Pemuda Peduli Desa Kabar, Kecamatan Sakra, Lombok Timur, menggeruduk kantor desa untuk menyuarakan protes terkait dugaan semrawutnya penyaluran bantuan UMKM. Mereka menilai bantuan yang seharusnya menyasar para pelaku usaha kecil justru tidak tepat sasaran dan berjalan tanpa keterbukaan.
Dalam orasinya, perwakilan aliansi, Erik, menyebut adanya dugaan bahwa sejumlah oknum staf desa justru ikut menerima bantuan tersebut. Temuan itulah yang memicu kemarahan para pemuda.
“Beberapa oknum dari staf desa itu diduga mendapat bantuan itu sendiri. Itu yang membuat kami geram,” tegas Erik, Rabu 3 November 2025.
Para pemuda menuntut pemerintah desa segera memperbaiki mekanisme penyaluran bantuan agar benar-benar menyentuh pelaku UMKM yang berhak. Mereka juga menyoroti kabar mengenai rencana pengeluaran beberapa nama dari daftar penerima tanpa penjelasan jelas kepada masyarakat.
Aksi yang berlangsung hari ini disebut sebagai langkah awal memperjuangkan transparansi di Desa Kabar. Massa mengancam akan turun kembali jika pemerintah desa tidak menunjukkan perubahan.
“Kami akan terus bersuara. Jika kezaliman di desa ini terus terjadi, besok akan ada aksi lanjutan,” ujar Erik lagi.
Aksi tersebut langsung ditanggapi pemerintah desa. Kepala Desa menerima massa tanpa menunda, dan dalam pertemuan itu disepakati bahwa nama-nama perangkat desa yang terlanjur menerima bantuan akan dibatalkan dan diganti dengan warga pelaku UMKM yang lebih berhak.
“Kita sudah sepakat dan saya rasa sudah selesai demi kamtibmas di desa kita sendiri,” ujar Kades.