Ditemukan Tewas di Samping Berugak, Karyawan Kolam Renang Odang Diselidiki Polisi

Petugas Polsek Sikur dan INAFIS memeriksa Korban di PKM Kotaraja
Sumber :
  • Amrullah/VIVA Bali

Lombok Timur, VIVA Bali –Seorang karyawan Kolam Renang Odang di Dusun Lingkok Marang, Desa Kotaraja, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, ditemukan meninggal dunia pada Selasa 25 November 2025 pagi. 

img_title Dugaan Penipuan Dapur MBG di Lombok Timur, Kerugian Capai Ratusan Juta

Korban bernama Sanip (55) ditemukan dalam posisi tertelungkup di sisi berugak yang biasa digunakannya untuk beristirahat setelah berjaga malam.

Kapolsek Sikur IPTU Saepul Hadi mengatakan informasi awal berasal dari karyawan yang tiba lebih dulu untuk membersihkan halaman. Ia melihat tubuh korban tergeletak dan memanggil rekannya untuk memastikan kondisinya.

img_title Mencekam! Angin Kencang Ngamuk di Lombok Timur, Atap Rumah Warga Terbang Terhempas

“Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup tanpa respons di dekat berugak,” ujar Saepul Hadi kepada VIVA Bali.

Para pekerja kemudian segera menghubungi pemilik kolam renang dan keluarga sebelum diteruskan ke Puskesmas Kotaraja untuk proses penanganan.

img_title Amukan Angin Kencang di Suela Rusak Atap Rumah Warga hingga Pagar RSUD Selaparang

“Karyawan melaporkan kejadian itu kepada owner dan pihak medis untuk langkah selanjutnya,” jelasnya.

Pengelola menyebut Sanip baru kembali bekerja empat hari terakhir setelah sebelumnya absen selama tiga minggu karena asma dan sempat dirawat di sebuah klinik di Dusun Kebon Dalem.

“Keterangan yang kami terima menyebutkan korban memiliki riwayat asma sebelum kembali bertugas,” kata Kapolsek.

Polsek Sikur bersama Unit Identifikasi INAFIS Polres Lombok Timur telah melakukan olah TKP dan pengumpulan keterangan saksi. Hasil awal tidak menunjukkan tanda kekerasan ataupun dugaan tindak kriminal.

“Pemeriksaan awal tidak menemukan indikasi yang mengarah pada tindakan pidana,” tegasnya.

Pihak keluarga melalui istri korban menyampaikan bahwa mereka menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan tidak mengajukan keberatan hukum.

“Keluarga telah menyatakan menerima kejadian ini dan akan membuat surat pernyataan resmi,” tutup Kapolsek.