Mengaku Berada di Malaysia, Mr. Terima Kasih Tak Penuhi Panggilan Polda Bali

Berada di Malaysia, Mr. Terima Kasih Batal Diperiksa Polda Bali
Sumber :
  • Dok. Instagram Mr. Terima Kasih/ VIVA Bali

Denpasar, VIVA Bali –Kasus dugaan penipuan investasi properti yang menyeret influencer Rusia Sergei Domogatsky atau yang lebih dikenal dengan Mr. Terima Kasih memasuki babak baru.

img_title Transisi KUHP Nasional, Kejari Tabanan Pastikan Hak Tersangka Tetap Dilindungi

Pria yang kerap viral lewat konten kehidupannya di Bali ini dilaporkan puluhan WNA yang mengaku tertipu dengan total kerugian mencapai Rp80 miliar.

Yang terbaru, Sergei yang masih berstatus sebagai terlapor ini tidak datang dalam panggilan klarifikasi yang dilayangkan penyidik Polda Bali diduga tengah berada di Malaysia.

img_title Selingkuh Berujung Tragis, Pria Tusuk Kekasih Gelapnya di Penginapan Bajera, Tabanan

Hal ini dibenarkan Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Bali Kombes Ranefli Dian Candra, saat dikonfirmasi secara eksklusif Bali.viva.co.id.

“Data yang kami peroleh dari imigrasi, dia (Mr. Terima Kasih) berangkat tanggal 30 Oktober 2025 sebelum proses penyidikan kita mulai,” jelas Kombes Ranefli, Senin, 24 November 2025.

img_title 10 Duta Besar RI Resmi Dilantik Presiden Prabowo, Siapa Saja Mereka?

Mantan Kapolres Tabanan ini juga menjelaskan bahwa penyidik telah menghubungi nomor kontak pribadinya terkait surat panggilan klarifikasi yang dilayangkan.

“Menurut yang bersangkutan belum bisa hadir karena masih ada urusan di luar negeri. Kami masih tunggu dalam minggu ini, kalau yang bersangkutan tidak datang juga, kita akan layangkan panggilan kedua,” jelas Dirreskrimsus.

Menurut Kombes Ranefli, sampai saat ini komunikasi dengan Sergei berjalan baik.

Sebelumnya, Sergei atau Mr. Terima Kasih dilaporkan sejumlah WNA ke Polda Bali yang merasa tertipu dengan investasi properti yang dijanjikan tidak pernah terealisasi.

Sergei diduga memanfaatkan popularitasnya sebagai influencer asing di Bali untuk meyakinkan korbannya.

Sergei juga pernah menghindar dari pemeriksaan polisi, terkait kasus yang menghebohkan hingga viral di media sosial saat mengemudi mobil lamborghini aventador berpelat palsu bertuliskan Domogatsky.

Setelah diselidiki, polisi menemukan mobil dengan berpelat asli DK 1 FEB di sebuah bengkel Jalan Trengguli, dengan pemilik sebuah perusahaan di Bandung.

Dari hasil pemeriksaan ditemukan tunggakan pajak super car ini mencapai Rp103 juta. Saat dipanggil untuk klarifikasi terkait penggunaan mobil mewah ini, Sergei menghilang diduga terbang ke Dubai dan mengabaikan pemeriksaan polisi.