Kampung Gelgel Perkuat Empat Pilar Penilaian Jelang Lomba Kampung Pancasila Nasional 2025
- https://rri.co.id/bali/daerah/1979629/desakampung-gelgel-ikuti-lomba-kampung-pancasila-tingkat-nasional
Klungkung, VIVA Bali –Desa Kampung Gelgel di Kecamatan Klungkung semakin memantapkan langkah sebagai wakil Provinsi Bali dalam Penilaian Kampung Pancasila Tahun 2025. Tidak hanya mengedepankan identitasnya sebagai kampung Islam pertama di Bali, desa ini kini menitikberatkan persiapan pada empat pilar utama yang menjadi standar penilaian nasional: ketahanan pangan, pengembangan UMKM, pembinaan karang taruna, serta keamanan lingkungan sebagai bagian dari perlawanan rakyat.
Persiapan itu menjadi fokus utama jelang kunjungan resmi tim penilai nasional. Warga Kampung Gelgel, aparat desa, hingga pemerintah daerah berkonsolidasi untuk memastikan bahwa setiap program berbasis nilai Pancasila benar-benar berjalan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Penguatan UMKM dilakukan melalui pendampingan usaha rumahan, sementara sektor ketahanan pangan ditunjang dengan program pertanian keluarga dan pemanfaatan lahan pekarangan.
Kedatangan Tim Penilai Lomba Kampung Pancasila Tahun 2025 mendapat sambutan khusus dari masyarakat. Tarian Rudat, yang menjadi identitas budaya Kampung Gelgel, ditampilkan sebagai simbol kerukunan dan gotong royong. Bupati Klungkung I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra, tokoh adat Ida Dalem Semaraputra, Forkopimda serta undangan lain turut hadir mendampingi proses penilaian yang berlangsung di Masjid Nurul Huda, Senin (17/11).
Dikutip dari rri.co.id/bali, Dalam sambutannya, Bupati Satria menegaskan bahwa kerukunan antarumat telah lama menjadi fondasi kehidupan di Klungkung.
“Dengan penilaian lomba kampung pancasila ini memberikan manfaat positif bagi pemerintah kabupaten klungkung dalam meningkatkan kinerja untuk mengatasi permasalahan yang terjadi serta menjaga kerukunan umat beragama yang sudah terjalin selama ini agar semakin baik,” ujarnya.
Tim penilai yang dipimpin Staf Khusus Kasad Kolonel Anker Widianto menjelaskan bahwa lomba ini merupakan bagian dari Kasad Award 2025 yang digelar TNI AD bersama BPIP dan PT Astra Internasional. Penilaian dilakukan secara daring dan luring untuk memastikan implementasi nilai Pancasila berjalan merata di masyarakat.
Sementara itu, Perbekel Desa Kampung Gelgel, Sahidin A. Ma., menegaskan komitmen warganya.
“Melalui lomba kampung pancasila di Desa Kampung Gelgel kita perkuat semangat kebersamaan toleransi, dan gotong royong demi terwujudnya desa yang harmonis, berbudaya dan berkarakter pancasila,” ujarnya.